Logo Sulselsatu

Hadapi “Godzilla El Nino”, Perumda Air Minum Makassar Siapkan Strategi Berlapis Jaga Pasokan Air Bersih

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Sabtu, 18 April 2026 13:57

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Perumda Air Minum Kota Makassar meningkatkan status kesiapsiagaan menghadapi potensi kemarau ekstrem akibat fenomena El Nino yang diprediksi lebih kuat tahun ini.

Langkah ini dilakukan menyusul peringatan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika terkait risiko kemarau panjang yang dapat memicu krisis air bersih, khususnya di wilayah utara kota.

Plt Kepala Bagian Distribusi dan Kehilangan Air (DKA), Wahidin, mengungkapkan bahwa tantangan utama bukan hanya pada jaringan, melainkan pada ketersediaan air baku yang mengalami penurunan signifikan dalam beberapa pekan terakhir.

“Masalah utamanya ada pada air baku. Kalau air baku berkurang, otomatis distribusi ke pelanggan ikut terdampak,” ujarnya.

Distribusi Gravitasi Jadi Tantangan Wilayah Utara

Wahidin menjelaskan, sistem distribusi air ke wilayah utara Makassar memiliki karakteristik berbeda dibanding wilayah lain. Distribusi mengandalkan sistem gravitasi dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) II Panaikang dengan selisih elevasi yang terbatas.

“Untuk wilayah utara, tekanan air hanya sekitar 1,3 bar karena mengandalkan gravitasi. Berbeda dengan wilayah timur yang menggunakan pompa, tekanannya bisa sampai 4,5 bar,” jelasnya.

Kondisi ini membuat wilayah pesisir dan daerah paling ujung menjadi titik paling rentan. Tekanan air kerap habis di tengah perjalanan sebelum mencapai pelanggan di ujung jaringan.

Debit Turun Drastis, Pasokan Tak Lagi Ideal

Dalam kondisi normal, suplai air baku dari Bendungan Lekopancing ke IPA Panaikang mencapai sekitar 1.300 liter per detik. Dari jumlah tersebut, idealnya 550 liter per detik dialirkan ke wilayah utara. Namun saat ini, debit air yang tersedia hanya berkisar 360 liter per detik.

“Artinya hampir separuh dari kondisi normal. Ini tentu sangat berpengaruh terhadap tekanan air yang sampai ke masyarakat,” kata Wahidin.

Kebocoran Tersembunyi: Pencurian Air di Jalur Distribusi

Selain faktor cuaca, Perumda juga menghadapi persoalan klasik yang memperparah kondisi, yakni penyalahgunaan air baku di sepanjang jalur terbuka dari Lekopancing menuju Makassar.

Kepala Seksi Humas Perumda Air Minum Kota Makassar, Hasan, menyebut praktik ini sudah berlangsung lama dan berdampak signifikan terhadap berkurangnya pasokan air ke kota.

“Air di saluran itu dimanfaatkan untuk kolam, tambak, bahkan irigasi tanpa izin. Itu masuk kategori pencurian air baku,” tegasnya.

Ia menjelaskan, penurunan drastis debit terjadi di titik-titik tertentu, khususnya antara wilayah CC5 hingga CC7 di Kabupaten Maros, yang menjadi jalur utama aliran air baku.

“Kalau tidak ada pengambilan ilegal itu, kemungkinan pasokan ke Makassar masih relatif aman,” tambahnya.

Percepat Sumber Alternatif: Sungai Moncongloe Jadi Andalan

Menghadapi kondisi tersebut, Perumda Air Minum Kota Makassar mempercepat pengambilan air dari sumber alternatif, yakni Sungai Moncongloe.

Biasanya, pengambilan air dari sumber ini dilakukan pada puncak kemarau, sekitar Agustus hingga September. Namun tahun ini, langkah tersebut dipercepat karena kemarau datang lebih awal.

“Sekarang kami dorong percepatan pemasangan pompa di Moncongloe agar bisa segera dimanfaatkan. Ini langkah paling realistis dalam waktu dekat,” ujar Wahidin.

Dari sumber ini, Perumda berpotensi menambah suplai air baku hingga 600–900 liter per detik sebagai penopang kekurangan dari Lekopancing.

Distribusi Darurat: 14 Armada Tangki Dikerahkan

Sebagai langkah jangka pendek, Perumda juga mengoptimalkan distribusi air bersih melalui mobil tangki ke wilayah terdampak.

Saat ini, sebanyak 14 armada tangki disiagakan dan beroperasi setiap hari, dengan kapasitas distribusi mencapai 20 hingga 30 ritase per hari.

“Distribusi ini gratis untuk masyarakat. Bahkan saat kondisi ekstrem seperti El Nino sebelumnya, distribusi bisa mencapai lebih dari 100 rit per hari,” ungkap Wahidin.

Selain itu, PDAM juga berkoordinasi dengan BPBD dan Dinas Pemadam Kebakaran untuk memperkuat layanan distribusi air darurat.

Strategi Jangka Panjang: Lirik Sungai Jeneberang

Tak hanya fokus pada solusi jangka pendek, Ia juga mulai merancang strategi jangka panjang dengan memanfaatkan Sungai Jeneberang sebagai sumber air baku baru.

Menurut Wahidin, langkah ini penting mengingat ketergantungan pada Bendungan Lekopancing yang setiap tahun mengalami penurunan debit saat kemarau.

“Ke depan, kita harus punya sumber alternatif yang lebih stabil. Sungai Jeneberang itu potensinya besar dan airnya relatif tersedia sepanjang tahun,” jelasnya.

Antisipasi Sejak Dini, Jaga Layanan Tetap Stabil

Berbagai langkah yang dilakukan menunjukkan bahwa Perumda Air Minum Kota Makassar tidak menunggu krisis terjadi. Dari percepatan sumber alternatif, penertiban jalur distribusi, hingga penguatan layanan darurat, semua dilakukan untuk menjaga keberlangsungan pelayanan air bersih.

Di tengah ancaman El Nino yang disebut-sebut sebagai “Godzilla El Nino”, upaya ini menjadi penyangga utama agar masyarakat tetap mendapatkan akses air bersih.

“Kami terus berupaya agar pelayanan tetap berjalan. Memang ada keterbatasan, tapi kami pastikan tidak tinggal diam,” tutup Wahidin.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi19 September 2026 20:06
OJK Siapkan Aturan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Mulai 2027
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan dua Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) yang menjadi dasar pengaturan dan pengawasan Bursa Mineral dan Ko...
Makassar19 September 2026 16:59
Haka Auto Ajak Komunitas Makassar Uji Efisiensi BYD M6 DM dan Teknologi V2L
PT Bumi Hijau Motor (Haka Auto) mengajak komunitas otomotif di Makassar merasakan langsung teknologi kendaraan elektrifikasi BYD melalui rangkaian keg...
Olahraga19 September 2026 16:35
Honda DBL 2026 Resmi Bergulir, Asmo Sulsel Siapkan Games dan Promo
Kompetisi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Sulawesi resmi bergulir setelah Opening Party digelar di GOR UMI Makassar, Jumat (18/9/2026)....
News19 September 2026 13:49
Pelindo Dorong Transformasi Green Port, Luncurkan OPS di Tanjung Priok
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo meluncurkan layanan Onshore Power Supply (OPS) di Dermaga Serbaguna Nusantara, Terminal PNP Dermaga 004,...