Logo Sulselsatu

Nestapa Messi di Timnas Argentina, Sembilan Turnamen Tanpa Trofi

Asrul
Asrul

Rabu, 03 Juli 2019 11:31

istimewa
istimewa

SULSELSATU.comLionel Messi kembali mengalami nasib sial bersama timnas Argentina. Seolah Messi memang tidak pernah berjodoh dengan gelar juara bersama tim Tango.

Dari sembilan turnamen yang diikuti, Messi tak sekalipun angkat trofi.

Kekalahan 0-2 dari Brasil dalam semifinal Copa America 2019 menambah daftar kegagalan Messi bersama Tim Tango. Hasil yang diraih La Pulga di kancah internasional, berkebalikan dengan capaian prestasi bersama klub di Barcelona.

Baca Juga : Jelang FIFA Matchday Indonesia vs Argentina, Puluhan Ribu Nasabah BRI Antusias Tonton Langsung di SUGBK

Sejak kali pertama mengenakan seragam Albiceleste pada 2006, Messi sudah ikut partisipasi dalam sembilan turnamen di level senior.

Piala Dunia 2006 menjadi ajang senior pertama Messi bersama Argentina. Debut di ajang tertinggi sepak bola antarnegara itu berakhir dengan kekalahan dari Jerman di babak perempat final.

Setahun berselang Messi berpeluang mengangkat trofi Copa America bersama senior-seniornya seperti Juan Sebastian Veron dan Juan Roman Riquelme, namun justru kekalahan telak 0-3 dari Brasil yang didapat Argentina.

Baca Juga : Nikmati Streaming Pertandingan Persahabatan Indonesia dan Argentina dengan Paket Data Smartfren Vision+

Pada 2010, bersama Diego Armando Maradona sebagai pelatih, Messi dipercaya sebagai tulang punggung Tim Tango di Piala Dunia. Kembali Jerman menjadi pengganjal Messi dan kawan-kawan di babak perempat final.

Harapan sukses di Copa America 2011 juga kandas. Ekspektasi meraih gelar di hadapan pendukung sendiri justru berakhir dengan kekalahan di perempat final dari Uruguay yang kemudian menjadi juara.

Piala Dunia 2014 juga menjadi kenangan buruk bagi Messi. Die Mannschaft kembali menjadi pemupus impian sang megabintang yang sudah berhasil mengantar Argentina ke partai final. Gol tunggal Mario Goetze membuat Jerman kembali menaklukkan Argentina.

Baca Juga : Di Dukung BRI, Potensi Perputaran Ekonomi FIFA Match Day Indonesia vs Argentina Diproyeksi Tembus Rp500 Miliar

Dalam dua tahun selanjutnya secara beruntun, Chile mendapat giliran menjadi negara antagonis bagi Messi. Skuat La Roja mengalahkan Argentina pada babak final Copa America 2015 dan 2016 melalui adu penalti.

Pada Piala Dunia 2018, Messi dan Argentina hanya melangkah hingga babak 16 besar. Kekalahan dari Prancis membuat Messi yang mulai menua kembali terancam hampa gelar bersama timnas.

Ancaman tanpa gelar bersama Argentina semakin menjadi setelah kegagalan di Copa America 2019. Messi yang kini berusia 32 tahun, jika tidak memutuskan pensiun dalam waktu dekat, masih memiliki kans tampil di Copa America 2020, atau Piala Dunia 2022 ketika berumur 35 tahun.

Baca Juga : War Tiket Indonesia vs Argentina Mulai 5 Juni, Bisa Bayar Pakai BRImo!

Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News18 September 2026 16:45
Pegadaian Kanwil Sulselbarra Maluku Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Barista di Makassar
PT Pegadaian Kanwil VI SulSelBarRa Maluku mendorong peningkatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui Program Pemberdayaan ...
Pendidikan18 September 2026 16:11
Field Trip Science Athirah Ajak 133 Siswa Tanam Mangrove di Puntondo
Sebanyak 133 siswa SMP Islam Athirah Makassar belajar menjaga kelestarian lingkungan melalui kegiatan penanaman mangrove di Pusat Pendidikan Lingkunga...
News18 September 2026 15:15
PLN Sosialisasikan Kompensasi Lahan SUTT 150 kV ACN–Bungku di Morowali
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara terus melakukan sosialisasi dan musyawarah bers...
News18 September 2026 14:32
Trafik Penumpang Pelindo Regional 4 Naik 12,9 Persen hingga Agustus, Capai 6,02 Juta Orang
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat pertumbuhan pada sejumlah indikator operasional selama Januari hingga Agustus 2026....