SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kepala Dinas Perhubungan Sulsel Muh Ilyas Iskandar mengaku tidak tahu menahu soal dugaan pungli penerbitan plat kuning di intansinya.
Menurutnya, ia tak pernah mengambil keuntungan pada penebitan plat kuning seperti tuduhan inspektorat kepada intansinya
“Saya tidak tahu menahu soal penerbitan plat kuning, makanya saya berani bilang satu sen pun saya tidak tahu. Karena saya benar-benar tidak tahu,” kata Ilyas, Minggu (7/7/2019).
Baca Juga : VIDEO: Aksi Oknum Pemuda Pancasila Ancam Warganya Usai Lapor Polres Dugaan Pungli di Sekolah
Tuduhan Kepala Inspektorat Salim AR terkait pungli tersebut adalah tuduhan yang dibuat-buat.
“Jdulnya dibilang pungli, ini judul-judulan.
Terserah dia (inspektorat),” katanya.
Meski begitu, Ilyas mengaku akan menerima dengan Ikhlas jika Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mencopot dirinya.
Baca Juga : VIDEO: Satpol PP Kedapatan Pungli, Danny Pomanto Bakal Tindak Tegas
“Gubernur, sah-sah saja copot. Dan saya juga ikhlas sekali kalau mau dicopot kalau persoalan itu,” katanya.
Sebelumnya Salim menyebut jika kasus peralihan plat hitam ke plat kuning itu dimonopoli oleh satu perusahaan.
“Yang terbukti sekarang ini cuman satu perusahaan, 60 unit mobil dikenai biaya Rp400 ribu per unit. Itu baru satu kali, tapi banyak yang kita tidak bisa buktikan karena akses kami di tutup,” kata Salim
Penulis: Jahir Majid
Editor: Hendra Wijaya
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar