Logo Sulselsatu

Tiket Pesawat Diskon 50 Persen Saat Happy Hour Maskapai, Catat Waktunya

Asrul
Asrul

Senin, 08 Juli 2019 22:44

Ilustrasi. (int)
Ilustrasi. (int)

SULSELSATU.com, JAKARTA – Maskapai berbiaya murah (LCC) Citilink dan Lion Air akan menggelar diskon 50 persen dari Tarif Batas Atas (TBA) untuk jadwal penerbangan domestik. Hal itu dipastikan oleh Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono dalam konferensi pers di kantornya, Senin (8/7/2019).

Promo itu berlaku dengan ketentuan, penerbangan dilakukan pada Selasa, Kamis, Sabtu atau periode ‘happy hour’ pukul 10.00 – 14.00, waktu setempat.

Diskon itu akan diberikan untuk sepertiga kursi penerbangan pada jam-jam tersebut dengan total kursi tersedia sekitar 11.626 kursi per hari.

Baca Juga : Kemenhub Serahkan Sembilan Pelabuhan Pengumpan ke Pemprov Sulsel

“Kebijakan ini akan berlaku efektif mulai Kamis, 11 Juli 2019, karena penyesuaian sistem membutuhkan waktu dua hari,” ujar Susiwijono, seperti dikutip dari CNNIndonesia.

Susiwijono merinci Citilink menyiapkan 62 penerbangan per hari dengan total 3.348 kursi, bergantung kondisi pesawat, yang akan mendapatkan diskon. Sementara, Lion Air menyiapkan 146 penerbangan per hari dengan total 8.278 kursi.

Keputusan ini diambil setelah menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lanjutan II Kebijakan Penurunan Tarif Tiket Angkutan Udara. Rakor tersebut dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN, Citilink, Lion Air, AirNav, PT Angkasa Pura I (Persero), dan PT Angkasa Pura II (Persero).

Baca Juga : Menhub Sampaikan Tak Ada Lagi Larangan Mudik Iduladha

“Sebagai gambaran, (harga tiket) dari TBA, untuk teman-teman dari Citilink itu biasanya 85 persen. Dari Lion itu kira-kira 75 persen. Sekarang kami turunkan lagi,” jelasnya.

Sementara, untuk AirAsia, Susiwijono menyebutkan selama ini rata-rata harga tiketnya untuk periode ‘happy hour’ sudah berada di bawah 50 persen. Informasi itu diperoleh pada saat menggelar rapat teknis yang dihadiri oleh perwakilan perusahaan di pekan lalu.

Menurut Susiwijono, penurunan harga tiket bisa dilakukan berkat keterlibatan seluruh pihak terkait, tidak hanya maskapai tapi melibatkan operator bandara, kenavigasian, serta penyediaan bahan-bakar avtur. Adapun kontribusi masing-masing pihak tak dirinci Susiwijono.

Baca Juga : Pemkab Sinjai Dapat Bantuan Kapal dari Kemenhub

Selanjutnya, pemerintah akan menyiapkan ketentuan sebagai aspek legal pemberian diskon tersebut selama dua hari ke depan. Namun, bentuk ketentuannya belum disebutkan oleh Susiwijono.

“Rute-rute yang akan mendapatkan diskon akan kami jelaskan sebelum Kamis (11/7/2019),” imbuh dia.

Setelah kebijakan ini berjalan, pemerintah akan menggelar rapat evaluasi berjalannya kebijakan secara periodik. Kegiatan pengawasan akan dilakukan oleh seluruh Kementerian/Lembaga dan badan usaha terkait.

Baca Juga : Pemkab Sinjai Terima Bantuan Kapal Pelra dari Kemenhub

Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News18 September 2026 16:45
Pegadaian Kanwil Sulselbarra Maluku Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Barista di Makassar
PT Pegadaian Kanwil VI SulSelBarRa Maluku mendorong peningkatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui Program Pemberdayaan ...
Pendidikan18 September 2026 16:11
Field Trip Science Athirah Ajak 133 Siswa Tanam Mangrove di Puntondo
Sebanyak 133 siswa SMP Islam Athirah Makassar belajar menjaga kelestarian lingkungan melalui kegiatan penanaman mangrove di Pusat Pendidikan Lingkunga...
News18 September 2026 15:15
PLN Sosialisasikan Kompensasi Lahan SUTT 150 kV ACN–Bungku di Morowali
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara terus melakukan sosialisasi dan musyawarah bers...
News18 September 2026 14:32
Trafik Penumpang Pelindo Regional 4 Naik 12,9 Persen hingga Agustus, Capai 6,02 Juta Orang
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat pertumbuhan pada sejumlah indikator operasional selama Januari hingga Agustus 2026....