Logo Sulselsatu

Disdik Sulsel Bakal Dirikan Boarding School di Kabupaten dan Kota

Asrul
Asrul

Senin, 15 Juli 2019 19:55

Kepala Dinas Pendidikan Sulsel Irman Yasin Limpo. (Sulselsatu/Jahir Majid)
Kepala Dinas Pendidikan Sulsel Irman Yasin Limpo. (Sulselsatu/Jahir Majid)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan menargetkan seluruh kabupaten/kota memiliki SMA Negeri dengan sistem boarding school.

Di Makassar sendiri ditargetkan tahun depan sudah ada tiga boarding school. Saat ini sudah ada di SMAN 17 Makassar, satu sementara dalam pembangunan di SMAN 21 Makassar dan satunya lagi akan dipilih dari SMA yang ada di Kecamatan Tamalate.

“Kita buat tiga di Makassar, dua di Bone dan lainnya masing-masing satu sekolah. Kita sementara cari satu sekolah lagi di daerah Tamalate, ada beberapa pilihan SMAN 2, 3, 8 dan 11,” kata Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Irman Yasin Limpo usai pembukaan MPLS di SMAN 21 Makassar, Senin (15/7/2019).

Baca Juga : Kepala Dinas Pendidikan Sulsel Hadiri Athirah Baruga Education Expo 2024, Apresiasi Karya Siswa

Pemilihan sekolah akan dilakukan berdasarkan delapan standar nilai penjaminan mutu pendidikan dari setiap sekolah. Setelah itu, kesiapan masing-masing sekolah terutama sumber anggaran selain APBN.

“Karena harus dibuat bangunan kelas dan asrama. Seperti SMAN 21 Makassar ini akan kita buat 4-7 ruangan belajar. Pihak sekolah berencana membuat gedung 7 lantai. Setelah itu dilakukan pelatihan bagi guru,” kata None sapaan akrab Kadisdik Sulsel.

Untuk tahap awal, kata dia, sekolah yang membuka boarding school diberi kesempatan menerima sekitar 100 peserta didik baru. Sebab, siswa yang masuk akan diinapkan di asrama sekolah. Jalur masuknya sendiri adalah akademik dan prestasi.

Baca Juga : Dirut RNI dan Asdep Industri Pangan Kementrian BUMN Kunjungi Peternakan PT BULS Sidrap

“Biasanya boarding school untuk anak yang scientifik tinggi. Karena di atur jadwalnya sampai malam. Suatu saat kita akan buat juga SMK. Nanti sekolah yang urus bagaimana penerimaan, tapi norma dan aturan tetap dari Disdik. Apalagi ini berbayar karena ada biaya makan dan pembina asrama,” katanya.

Tak hanya mendirikan boarding school, Disdik Sulsel juga akan menertibkan beberapa sekolah swasta yang menerapkan sistem boarding school. Hal ini dikarenakan ada beberapa sekolah yang tak memenuhi persyaratan.

“Banyak SD dan SMP yang melakukan boarding, padahal hanya menggunakan ruko. Namanya boarding harus terintegrasi dengan ruangan. Ada beberapa pakai sistem moda transpor karena mereka menginap di luar sekolah,” imbuhnya.

Baca Juga : Ini Makna Sumpah Pemuda Bagi None

Penulis: Jahir Majid
Editor: Hendra Wijaya

 

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional11 Agustus 2026 17:57
Telkom dan Pemerintah Siapkan Indonesia Hadapi Ancaman Komputasi Kuantum
Pemerintah memperkuat langkah menghadapi potensi ancaman keamanan siber yang muncul seiring perkembangan teknologi komputasi kuantum....
News11 Agustus 2026 17:15
Tim Pengabdian Unhas Edukasi UMKM Perempuan Minasa Upa Pemasaran Berbasis AI
Pelaku UMKM perempuan di Desa Minasa Upa, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros mulai dibekali kemampuan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk memperk...
Berita Utama11 Agustus 2026 17:02
BI Sulsel Musnahkan 4.144 Lembar Rupiah Palsu
Bank Indonesia (BI) bersama Badan Koordinasi Pemberantasan Rupiah Palsu (BOTASUPAL) Sulawesi Selatan memusnahkan 4.144 lembar uang Rupiah palsu hasil ...
Opini11 Agustus 2026 16:42
OPINI: Ketika Yang Salah Bukan Murid, Melainkan Cara Kita Membacanya
Ada satu pertanyaan yang selalu saya bawa setiap kali memasuki sekolah. Mengapa ada murid yang datang terlambat? Mengapa ada yang memilih tidak masuk ...