Logo Sulselsatu

Bupati Jeneponto Serahkan Santunan BPJSTK ke Ahli Waris

Asrul
Asrul

Rabu, 17 Juli 2019 10:15

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, JENEPONTO – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJSTK) cabang Bantaeng, menyerahkan santunan sosial kepada dua orang pesertanya di Jeneponto yang meninggal karena sakit.

Penyerahan tersebut dilakukan usai upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) di halaman Kantor Bupati Jeneponto, Jl. Lanto dg Pasewang, Rabu (17/7/2019).

Penyerahan dilakukan langsung oleh Bupati Jeneponto Iksan Iskandar didampingi Wakil Bupati Jeneponto, Paris Yaris dan dihadiri oleh Kepala cabang BPJS Bantaeng, Rinaldo serta para Muspida se Kabupaten Jeneponto.

Baca Juga : Pemkab Jeneponto Percepat Dgitalisasi Pelayanan Publik dengan Optimalisasi QRIS Bank Sulselbar

“Saya selaku Bupati Jeneponto mengucapkan turut berbela sungkawa kepada Almrhuma Rahmaidah dan Almarhum Muh Arif Putra Lewa. Kepada keluarga yang ditinggal agar ihkals dan sabar,”ujar Iksan.

Dua peserta BPJSTK yang meninggal karena sakit yakni Muh Arif Putra Lewa, salah satu pegawai Satpol PP Jeneponto dan dana sosial diterima oleh Nasaruudin dg Leo, Ayah dari ahli waris.

Kemudian Rahmaidah salah satu pegawai Dinas PTSP Jeneponto yang meninggal karena sakit. Penerima santunan diterima oleh ahli waris Muh Nawfal Lutfi, anak almrhumah.

Baca Juga : BPJS Ketenagakerjaan Penyambung Nafas Ekonomi Keluarga

Jumlah santunan yang diberikan kepada keduanya masing – masing sebesar Rp24 juta yang terdiri biaya santunan kematian Rp16,2 juta santunan berkala Rp 4,8 juta dan biaya penguburan Rp. 3 juta..

Kepala BPJS Cabang Bantaeng, Rinaldo kepada wartawan mengatakan, Pihaknya memberikan santunan sosial untuk meringankan beban keluarganya yang ditinggal, karena yang meninggal adalah peserta BPJS ketenagakerjaan

“Seandainya jadi peserta sudah lima tahun, itu ada lagi beasiswa untuk anaknya yang sekolah. Karena BPJS Ketenagakerjaan ini dulu namanya Jamsostek dan manfaatnya jadi peserta itu sangat banyak,”katanya.

Baca Juga : Anggaran Tak Kunjung Cair, RSUD Lanto Dg Pasewang Tunggak Utang Obat Rp3 Miliar Lebih

Kedepan pihaknya akan mengikutkan non ASN. Karena kata Rinaldo, di Jeneponto tercatat ada 10 persen lebih warga non ASN yang masuk BPJS Ketenagakerjaan. Untuk itu, pihaknya akan bekerjasama dengan Pemda.

“Makanya Pak Bupati merespon sekali ke kami, dan kami juga akan mengadakan acara pertemuan dengan SKPD difasilitasi oleh Bupati mungkin akhir bulan ini. Coba bayangkan kalau tidak jadi Peserta, kan kasihan.” katanya.

Penulis: Dedi
Editor: Azis Kuba

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan18 September 2026 16:11
Field Trip Science Athirah Ajak 133 Siswa Tanam Mangrove di Puntondo
Sebanyak 133 siswa SMP Islam Athirah Makassar belajar menjaga kelestarian lingkungan melalui kegiatan penanaman mangrove di Pusat Pendidikan Lingkunga...
News18 September 2026 15:15
PLN Sosialisasikan Kompensasi Lahan SUTT 150 kV ACN–Bungku di Morowali
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara terus melakukan sosialisasi dan musyawarah bers...
News18 September 2026 14:32
Trafik Penumpang Pelindo Regional 4 Naik 12,9 Persen hingga Agustus, Capai 6,02 Juta Orang
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat pertumbuhan pada sejumlah indikator operasional selama Januari hingga Agustus 2026....
OPD17 September 2026 20:12
Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar Ismail menyoroti lemahnya pengawasan Dinas Kesehatan terhadap operasional Rumah Sak...