Logo Sulselsatu

Peserta KB Aktif di Sulsel Tembus 1,3 Juta di 2018, Jeneponto Terbanyak

Asrul
Asrul

Jumat, 26 Juli 2019 09:12

Keluarga Berencana. (INT)
Keluarga Berencana. (INT)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (KB) Sulsel menggelar Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi untuk mengetahui capaian pengelolaan pelayanan KB di Sulsel. Dalam rapat tersebut terungkap, hingga Desember 2018, peserta KB aktif sebanyak 1.366.809 Pasangan Usia Subur (PUS).

Peserta KB aktif tertinggi di Kabupaten Jeneponto, sebesar 82,34 persen. Disusul Sidrap 79,35 persen, dan Bantaeng 77,05 persen. Sedangkan yang terendah Kota Parepare 61,90 persen, Pinrang 64,38 persen, dan Toraja Utara 65,59 persen.

“Secara kuantitas, angka ini cukup menggembirakan,” kata Kepala Bidang KB, Syafaruddin Rahim, di sela-sela rapat yang dilaksanakan di Hotel Grand Sayang Park Hotel Makassar, Kamis (25/7/2019).

Baca Juga : Pemprov Sulsel Terseret Laporan Dugaan Korupsi Anggaran 2026 ke KPK

Namun dari segi kualitas, lanjutnya, untuk memenuhi kebutuhan peserta KB aktif, masih memerlukan koordinasi dan sinkronisasi dengan semua pemangku kepentingan. Khususnya, dalam menggerakkan semua potensi yang dimiliki.

Sementara, Sekertaris Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (KB) Sulsel, Munajat usai membuka rapat tersebut, mengatakan, permasalahan Keluarga Berencana yang dihadapi, tentunya bukan hanya menjadi tanggungjawab OPD Pengendalian Penduduk dan KB. Tapi diperlukan koordinasi dan kerjasama lintas program dan lintas sektor OPD terkait.

“Semoga keterlibatan berbagai stakeholder, akan menurunkan angka unmet need, yang ditargetkan pada tahun 2020 menjadi 2,8 juta,” harapnya.

Baca Juga : Dorong Konektivitas Logistik di KTI, Pemprov Sulsel Apresiasi Kontribusi Pelindo

Selain itu, diharapkan pada pertemuan tersebut, dapat menghasilkan rumusan yang implementatif. Dan jika memungkinkan, menghasilkan rumusan permintaan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk kegiatan Pengendalian Penduduk dan KB di tingkat provinsi, sehingga hasilnya akan lebih efektif.

Adapun pemateri yang dihadirkan dalam rapat koordinasi yang akan berlangsung hingga Sabtu (27/7/2019) mendatang tersebut, antara lain Perwakilan BKKBN Sulsel, Akademisi, dan LSM. Peserta pada pertemuan ini terdiri dari OPD Pengendalian Penduduk dan KB 24 kabupaten/kota se Sulsel, serta OPD terkait. Seperti BKKBN, IBI, Dinas Kesehatan, dan DPPPA.

Penulis: Jahir Majid
Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi06 Agustus 2026 15:07
Kepercayaan Masyarakat Meningkat, DPK Perbankan Tumbuh 5,71 Persen Jadi Rp149,77 Triliun
Kinerja perbankan di Sulawesi Selatan hingga Juni 2026 menunjukkan tren positif. Salah satu indikatornya terlihat dari pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (...
Metropolitan06 Agustus 2026 14:34
Munafri: PSEL Proyek Strategis Nasional Kami Dijalankan, Lokasi Masih Dimatangkan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memastikan Pemerintah Kota Makassar tetap membuka ruang dialog dengan masyarak...
Otomotif06 Agustus 2026 14:07
SJAM Siapkan 5 Motor Gratis untuk Konsumen yang Transaksi Selama Juli dan Agustus 2026
PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) selaku main dealer Yamaha Indonesia wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) menghadirkan program "Beli...
Bisnis06 Agustus 2026 12:06
PANDE EMAS Jadi Langkah Pegadaian Kanwil VI Dorong Kemandirian Ekonomi Warga
PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) VI Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Maluku (Sulselbarra Maluku) mendorong kemandirian eko...