images-ads-post

Unhas Didesak Tarik Prof Yusran dari TGUPP

Iklan Tengah

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Alumni Fakultas Ekonomi Unhas, Mulawarman mendesak Rektor Unhas untuk segera menarik Prof Yusran dari Ketua Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP). Pasalnya, hasil pemeriksaan di sidang Pansus Hak Angket DPRD Sulsel, terungkap fakta-fakta jika Prof Yusran telah melakukan tindakan yang bisa memalukan Unhas sebagai institusi asal Prof Yusran.

“Rektor Unhas harus menarik Prof Yusran, karena tindakan meminta uang sebesar Rp90 juta di Pemprov Sulsel untuk kegiatan Fakultas Kehutanan Unhas sangat tidak prosedural dan tidak etis. Memalukan,” kata Mulawarman, dalam rilis yang diterima sulselsatu.com, Senin (5/8/2019).

Akhir pekan lalu di forum sidang hak angket menghadirkan tiga orang terperiksa yakni mantan Kepala Biro Umum Pemprov Sulsel Muhammad Hatta, mantan Kepala Inspekstorat Pemprov Sulsel Lutfie Natsir, serta Auditor Inspektorat Sulsel. Ketiganya membenarkan jika Prof Yusran telah meminta uang sebesar Rp90 juta kepada Hatta dengan hanya membawa selembar surat permintaan dana kepada Gubernur dan permintaan itu atas nama Gubernur Nurdin Abdullah.

Selain itu, Prof Yusran juga ikut dalam rombongan perjalanan gubernur yang kemudian dinyatakan fiktif ke Jepang.

“Prof Yusran dalam perjalanan itu mendapatkan fasiltas perjalanan yang sama dengan fasilitas yang diberikan negara ke Gubernur. Itu menyalahi aturan yang ada, dan ini juga memalukan, karena seharusnya Prof Yusran sebagai ahli di TGUPP, tahu aturan dan taat aturan,” tutur Mulawarman.

Mulawarman tidak hanya meminta Unhas menarik Prof Yusran, tetapi juga meminta guru besar Unhas yang lainnya yang dipakai oleh Gubernur Nurdin Abdullah di TGUPP, di BUMN sebagai komisaris dan jabatan struktural di Pemprov Sulsel ditarik.

Seperti Prof Rudi Djamaluddin yang ditarik Nurdin Abdullah jadi Anggota TGUPP kemudian belakangan diangkat menjadi Kepala Dimas Marga Pemprov Sulsel. Ada juga Prof Syamsu Alam yang juga awalnya ditarik dari Unhas untuk jadi Anggota TGUPP Nurdin Abdullah, kemudian dijadikan Komisaris Pelindo 4 Makassar.

“Unhas harus menarik semua guru besarnya, karena jelas tidak etis dan tidak efektif pejabat Unhas merangkap jabatan di luar Unhas. Apalagi jabatan di luar Unhas juga jabatan penentu. Contoh saja Prof Yusran, Dekan di Unhas dan Ketua TGUPP Gubernur. Pasti dalam menjalankan tugasnya, akan mengorbankan salah tugasnya di salah satu jabatan yang dipegangnya itu,” kata Mulawarman.

Mulawarman juga mendesak rektor untuk membuat aturan bagi dosen dan pejabat Unhas yang ingin menjadi tenaga ahli dan pejabat di luar Unhas.

“Unhas juga bisa mencontoh UGM dan Unpad Bandung yang memberi persyaratan kepada lembaga dan individu yang ingin memakai dosen atau pejabat sebagai tenaga ahli atau pejabat mereka harus melalui universitas. Tidak asal comot, seperti Nurdin Abdullah asal comot atau asal ambil orang Unhas, tanpa perlu restu atau atas seizin rektor Unhas,” tuturnya.

Editor: Awang Darmawan

Iklan Humas SulSel

Berita Terkait

Wujud Keprihatinan, Yayasan Anak Rakyat Indonesia Bantu 1 Ton Beras untuk Korban Kebakaran di Tinumbu

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Yayasan Anak Rakyat Indonesia menyalurkan bantuan untuk korban kebakaran di Jalan Tinumbu, Kecamatan Bontoala, Makassar, Rabu (12/05/2021). Adapun jenis bantuan yang diberikan...

Dukung Perjuangan Rakyat Palestina, Menlu: Indonesia Lakukan Upaya Maksimal di Semua Lini

SULSELSATU.com, Jakarta - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah menyampaikan posisi tegas Indonesia bahwa tindakan Israel mengusir warga Palestina dari Syekh Jarrah, Yerusalem Timur...

Jelang Idul Fitri, Taufan Pawe Sapa Warga Parepare Lewat Virtual

SULSELSATU.com, Parepare - Jelang perayaan lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah, Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, didampingi Asisten I, Direktur RSUD Andi Makkasau dan Plt...

Populer

7 Jurus Menghadapi Orang yang Benci Sama Kita

SULSELSATU.com, Setiap orang yang membenci kita memiliki alasannya masing-masing. Bisa jadi karena kita terlalu berlebihan, kita memiliki sikap dan sifat yang tidak disukai oleh...

Pengacara Muda Asal Makassar Pinang Fashion Blogger Indah Nada Puspita

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Hijabers cantik, Indah Nada Puspita yang populer dikenal sebagai fashion blogger hijab di Indonesia resmi dilamar oleh seorang pengacara muda asal...

Ketua DPRD Makassar Antar Hadiah Motor Gebyar e-KTA NasDem ke Rumah Kader

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo mengantar langsung hadiah motor dari Gebyar e-KTA Partai NasDem yang telah diundi beberapa waktu lalu. Rudianto Lallo...

6 Kerajaan Tertua di Indonesia

SULSELSATU.com - Negara Indonesia adalah negara yang mempunyai banyak kerajaan pada jaman dahulu. Kerajaan-kerajaan tersebut pernah jaya pada masanya dan kini kita hanya bisa...

Sebelum Bertemu dengan Calon Mertua, Lakukan Hal Ini

SULSELSATU.com, Keberanian memang menjadi hal yang utama dalam memutuskan "aku akan menikahinya". Dihadapan orang tua si perempuan. Namun tak jarang, sebelum "nembung" atau istilahnya...

Tips Memasak Steak Daging Agar Empuk dan Tidak Keras

SULSELSATU.com - Munculnya kreasi kuliner baru karena selera pasar atau konsumen yang menyukai variasi cita rasa baru di dalam makanan, termasuk Steak. Peluang ini...

VIDEO: Jenazah Ustadz Tengku Zulkarnain Dimakamkan di Pemakaman Covid-19 Pekanbaru

SULSELSATU.com - Ustadz Tengku Zulkarnain meninggal dunia karena terpapar covid-19. Tengku Zulkarnain meninggal dunia sekitar pukul 18.20 WIB di rumah sakit Tabrani Pekanbaru, Senin (10/5/2021)....

Idul Fitri 1442 H: Warga Barru, Pinrang, Sidrap dan Enrekang Boleh Melintas di Parepare

SULSELSATU.com, Parepare - Pemerintah Kota Parepare bersama Forkopimda yang tergabung dalam Satgas Penanganan Covid-19 menggelar rapat koordinasi perihal perpanjangan pemberlakuan kedisiplinan protokol kesehatan dan...
Iklan SulselSatu
Iklan SulselSatu
Iklan SulselSatu
Ads Sidebar
Iklan Nasdem
images-ads-post
Humas Pemkot Makassar
Humas Pemkot Makassar
Ads Sidebar