Logo Sulselsatu

Tenggara Strategics dan CSIS: Grab Kontribusi Rp4,2 Triliun terhadap Ekonomi RI

Asrul
Asrul

Selasa, 06 Agustus 2019 18:34

Peneliti Tenggara Strategics, Stella Kusumawardhani saat memaparkan hasil riset dalam diskusi publik manfaat ekonomi digital di Four Point by Sheraton Makassar. (Sulselsatu/Sri Wahyudi Astuti)
Peneliti Tenggara Strategics, Stella Kusumawardhani saat memaparkan hasil riset dalam diskusi publik manfaat ekonomi digital di Four Point by Sheraton Makassar. (Sulselsatu/Sri Wahyudi Astuti)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Tenggara Strategics dan Center for International and Strategic Student (CSIS) merilis hasil riset kontribusi sektor usaha digital terhadap ekonomi Indonesia pada 2018 lalu.

Dari hasil riset tersebut, Tenggara Strategics dan CSIS memaparkan bahwa raksasa transportasi online, Grab, berkontribusi sebesar Rp4,2 triliun terhadap ekonomi RI.

Peneliti Ekonomi Tenggara Strategics, Stella Kusumawardhani merinci, GrabCar menyokong Rp1,9 triliun dari Rp4,2 triliun total kontribusi Grab.

“Kontributor terbesar kedua adalah dari GrabBike dengan capaian Rp1,8 triliun. Selanjutnya, GrabFood sebesar Rp379 miliar. Rata-rata pendapatan mitra pengemudi GrabCar dan GrabBike di Makassar meningkat sebesar 205 persen dan 135 persen menjadi Rp3,8 juta dan Rp5,9 juta per bulan setelah bermitra,” ujar Stella, Selasa (6/8/2019).

Stella menjelaskan, pengemudi GrabBike sebanyak 49 persen memiliki pendapatan kisaran Rp3-5 juta setelah bermitra. Kemudian, ada 13 persen mitra pengemudi yang berada pada kelompok pendapatan Rp7 juta.

Menurutnya, mayoritas mitra GrabBike memiliki tingkat pendapatan 117 persen di atas rata-rata pengusaha informal dan 184 persen di atas pekerja bebas.

“Banyak ingin bergabung ke Grab karena memiliki waktu kerja fleksibel, jadi banyak yang tertarik. Lebih banyak waktu bersama keluarga, banyak yang ingin bergabung juga karena Grab berikan hal tersebut,” kata dia.

Sementara itu, penjualan untuk mitra GrabFood di Makassar mengalami peningkatan sebesar Rp1,3 juta per hari dari penghasilan sebelumnya yang hanya Rp1 juta per hari. Hasil survei kata Stella, 15 persen mitra dagang menikmati peningkatan penjualan lebih dari Rp500 ribu per hari.

“52 persen mitra GrabFood sudah memiliki penghasilan di atas 500 ribu per hari. Di mana, sebanyak 60 persen mitra berhasil meningkatkan penjualan karena tidak perlu meningkatkan modal,” katanya.

Penulis: Sri Wahyudi Astuti
Editor: Hendra Wijaya

 

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Berita Utama14 September 2026 22:49
Mulai 15 September, Pengisian BBM di Jeneponto Berlaku Sistem Plat Ganjil-Genap
SULSELSATU.com, JENEPONTO – Pengisian bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU di Kabupaten Jeneponto mulai Selasa, 15 September 2026, akan menerap...
News14 September 2026 20:48
Pelindo Regional 4 Perkuat Keamanan Pelabuhan melalui Sertifikasi PFSO
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat standar keamanan fasilitas pelabuhan di wilayah kerja Regional 4 melalui pelatihan kompetensi...
Video14 September 2026 19:57
VIDEO: Polisi Berhasil Sita 18.905 liter BBM Subsidi dari 17 Tersangka di Sulsel
SULSELSATU.com – Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) menyita 18,9 kiloliter (KL) bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dari 17 tersangka dalam 10 kasu...
Makassar14 September 2026 16:51
Kapolda Sulsel Bantah Kecolongan Passobis Sidrap: Penangkapan Polda Jabar Hasil Kerja Sama
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kapolda Sulawesi Selatan (Sulsel) Irjen Djuhandhani Rahardjo Puro membantah pihaknya kecolongan terkait kasus penangk...