Logo Sulselsatu

Atasi Kelangkaan Air, PDAM Makassar Bakal Bangun SPAM di Tallo

Asrul
Asrul

Sabtu, 10 Agustus 2019 08:31

Dirut PDAM Makassar, Haris Yasin Limpo. (Sulselsatu/Asrhawi Muin)
Dirut PDAM Makassar, Haris Yasin Limpo. (Sulselsatu/Asrhawi Muin)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar bakal membangun Sistem Penyedia Air Minum (SPAM) di Kecamatan Tallo. Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi keluhan masyarakat di wilayah utara dan timur Makassar yang kerap mengalami kesulitan air bersih saat memasuki musim kemarau.

“Salah satu yang paling besar adalah pembangunan SPAM Tallo karena ini untuk mengurangi keluhan masyarakat yang ada di utara dan timur kota,” kata Direktur Utama PDAM Kota Makassar, Haris Yasin Limpo.

Baca Juga : Pemerintah Kota Makassar Tuntaskan Krisis Air Bersih 27 Tahun di Tamalanrea

SPAM yang akan dibangun, lanjutnya, akan dimanfaatkan untuk memaksimalkan layanan di Kecamatan Biringkanaya dan Tamalanrea demikian juga untuk wilayah utara kota.

“Sehingga pelayanan juga bisa hingga 24 jam ke daerah tersebut karena ini adalah daerah yang paling sulit bagi PDAM karena keterbatasan instalasi. Dengan membangunnya nanti, kita berharap masyarakat di sana bisa mendapatkan air bersih dengan yang layak seperti yang ada di (tengah) kota ini,” ujarnya.

Untuk anggaran, jelas dia, belum bisa dirincikan secara jelas. Hanya saja, dia menyebutkan bahwa anggaran yang akan digunakan cukup besar. Hal itu disebabkan, pihaknya tidak saja akan membangun sistem pengolahan air bersih tapi juga bendungan sebagai langkah antisipasi bila air laut masuk saat pasang.

Baca Juga : Respon Umar Hankam Usai Dipolisikan PDAM Makassar

“Karena di situ kan kita ini rawan intrusi air asin. Kita tidak mau kejadian seperti yang ada di Maccini Sombala terulang. Ketika tanggul itu bocor, kita tidak bisa beroperasi karena air asin masuk. Jadi, sekalian kita bangun bendungan,” jelas Haris.

Pembangunan SPAM tersebut, rencananya akan mulai ditender tahun dan ditargetkan sudah dapat beroperasi pada tahun 2021.

“Ini investasinya dari dalam negeri dan kita akan melakukan kerja sama, itu pun prosesnya nanti tetap akan tender cuma ada pemrakarsanya. Karena memang begitu sistem yang diakui suatu perjanjian kerja sama bagi pihak BUMN,” tandasnya.

Baca Juga : Sempat Jabat Konsultan Pemberdayaan Masyarakat PDAM, Praktisi Hukum Adiarsa Sebut Gubernur LIRA Sulsel Lakukan Nepotisme

Penulis: Asrhawi Muin
Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News18 Juni 2026 15:44
Kalla Rescue Perkuat Kesiapsiagaan Personel Lewat Pelatihan Water Rescue di Pulau Samalona
Kalla Rescue kembali menggelar Water Rescue Training di Pulau Samalona sebagai upaya meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan personel dalam operasi p...
Bisnis18 Juni 2026 15:31
PLN UIP Sulawesi Siapkan Proyek Kelistrikan 1.184,5 MW di Sulsel, Fokus Perkuat Sistem dan Energi Bersih
PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi terus mempercepat pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan di Sulawesi Selatan untu...
Hukum18 Juni 2026 14:21
Duduk Perkara Dugaan Korupsi Proyek Perpustakaan Digital-Buku Elektronik di Disdik Sulsel
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) tengah mengusut dugaan korupsi proyek Perpustakaan Digital dan buku...
Makassar18 Juni 2026 13:49
Munafri Pimpin Rakor Matangkan Kesiapan Makassar Sambut Delegasi 28 Negara IGS Diplomatic Tour 2026
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Jelang Penyelenggaraan Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) Diplomatic Tour Makassar 2026 pada 23–25 Juni 2026, W...