Logo Sulselsatu

Majelis Rakyat Papua Temui NA, Ini yang Dibahas

Asrul
Asrul

Kamis, 29 Agustus 2019 11:58

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah menerima kunjungan Ketua Pokja Adat Majelis Rakyat Papua (MRP), Demas Tokoro bersama 12 orang rombongan di Baruga Lounge Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (29/8/2019).

Dalam penerimaan kunjungan Ketua Pokja Adat Majelis Rakyat Papua (MRP), turut hadir, Kapolda Sulsel Irjen Pol Hamidin, Sekprov Sulsel Abdul Hayat Gani.

Demas Tokoro menyampaikan kedatangan mereka untuk melihat kondisi langsung masyarakat Papua yang ada di Sulsel, terutama pasca kerusuhan di Asrama Papua beberapa waktu lalu.

Baca Juga : Kejari Tetapkan Mantan Kadis Pertanian dan Peternakan Bantaeng Tersangka, Nama Prof Nurdin Abdullah Ikut Terseret

“Kami juga sudah ketemu dengan saudara-saudara yang lain, kami juga ketemu anak-anak kita yang ada di Sulsel yang sedang studi. Kami di sini silaturahmi mengikat tali persatuan semakin kuat,” kata Demas.

Demas menekankan ingin memastikan bahwa setelah peristiwa penyerangan tersebut, hubungan masyarakat Papua dan Sulsel tidak terganggu.

“Ternyata baik-baik saja. Terima kasih Pak Kapolda. Ada yang menjaga 24 jam, keamanan dan meraka sehat dan tidak kekurangan apa pun,” sebutnya.

Baca Juga : Disebut Masuk Tim Pemenangan Paslon di Pilgub Sulsel, Ini Kata Nurdin Abdullah

Dia berharap gesekan yang sempat terjadi tidak memecah persatuan, justru harus semakin menyadarkan menyatu dalam bingkai NKRI.

Menurutnya, hubungan Papua dengan Sulsel sangat penting. Banyak masyarakat Papua yang menempuh pendidikan di Sulsel dan menjadi tokoh hebat dan berhasil.

“Saya menyampaikan terima kasih, banyak anak Papua menjadi anak hebat, bekerja dan memimpin Papua dan itu sebagain besar berada di sini. Hebat dan memiliki pikiran yang maju.

Baca Juga : Iksan Iskandar Bersama Warga Jeneponto Terharu Saat Bertemu Nurdin Abdullah

Di tempat yang sama, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengatakan, bahwa kondisi di Sulsel cukup aman. Terkait peristiwa penyerangan ke Asrama Papua, pihak Pemprov dan Forkopimda telah melakukan antisipasi.

Menurutnya, keadaan bisa ditangani tidak lebih dari 10 menit. Kapolda dan Pangdam juga telah memberikan jaminan keamanan.

“Saya kira kita semua ini tidak ada yang membedakan kita bersaudara. Papua dicubit kita juga sakit, kita juga dicubit saudara kita juga di Papua akan merasakan sakit,” ucapnya.

Baca Juga : Taufan Pawe Temui Nurdin Abdullah, Begini Reaksi Relawan

NA menegaskan, bahwa Sulsel adalah provinsi toleran. Ia berharap hubungan harmonis ini dapat jaga. Ia bahkan berencana melakukan kunjungan balasan ke Papua.

Penulis: Jahir Majid
Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News18 September 2026 16:45
Pegadaian Kanwil Sulselbarra Maluku Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Barista di Makassar
PT Pegadaian Kanwil VI SulSelBarRa Maluku mendorong peningkatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui Program Pemberdayaan ...
Pendidikan18 September 2026 16:11
Field Trip Science Athirah Ajak 133 Siswa Tanam Mangrove di Puntondo
Sebanyak 133 siswa SMP Islam Athirah Makassar belajar menjaga kelestarian lingkungan melalui kegiatan penanaman mangrove di Pusat Pendidikan Lingkunga...
News18 September 2026 15:15
PLN Sosialisasikan Kompensasi Lahan SUTT 150 kV ACN–Bungku di Morowali
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara terus melakukan sosialisasi dan musyawarah bers...
News18 September 2026 14:32
Trafik Penumpang Pelindo Regional 4 Naik 12,9 Persen hingga Agustus, Capai 6,02 Juta Orang
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat pertumbuhan pada sejumlah indikator operasional selama Januari hingga Agustus 2026....