Logo Sulselsatu

2.000 ASN Pemprov Sulsel Naik Pangkat

Asrul
Asrul

Jumat, 30 Agustus 2019 21:20

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sebanyak 2.000 lebih Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Sulsel akan menerima kenaikan pangkat secara otomatis pada Oktober 2019 nanti. Kenaikan pangkat otomatis ini menjadi program pelayanan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah dan Wakil Gubernur Andi Sudirman Sulaiman.

Menurut Kepala Badan Kepegawaian Sulsel Asri Sahrun Said, dari jumlah total yang akan naik pangkat, berkas administrasi 1.500 orang di antaranya sudah rampung.

Hal itu disampaikan Asri kepada Gubernur di kantor Dinas Pendidikan Sulsel, Jumat (30/8/2019).

Baca Juga : Program Mudik Gratis Sulsel 2026 Pelindo Dapat Apresiasi Pemprov Sulsel

Sementara NA dalam sambutannya mengatakan, perbaikan layanan itu untuk memberi kenyamanan kerja bagi ASN di lingkup Pemprov.

“Tidak ada lagi pegawai yang urus berkas kalau mau naik pangkat. Begitu juga kalau mau pensiun duduk manis di rumah saja nanti datang surat keputusan pensiun” jelas Nurdin Abdullah.

NA juga meminta pejabat dan staf di Diknas untuk kerja profesional dan sungguh-sungguh dalam memberi pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Terseret Laporan Dugaan Korupsi Anggaran 2026 ke KPK

“Rakyat sudah membayar pajak untuk gaji kita. Kita harus memberikan pelayanan terbaik kepada rakyat,” tegasnya.

Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Pendidikan Sulsel Asri Syahrun mengaku akan membenahi database kepegawaian di dinas pendidikan, utamanya data guru dan kepala sekolah di SMA/SMK negeri.

“Langkah kami yakni mensinergikan kegiatan di BKD dengan Dinas Pendidikan, khususnya menyangkut masalah kepegawaian. Kita kan ada sekitar 25 ribu ASN, 16 ribu diantaranya adalah guru. Ini mau coba kita benahi, dalam waktu singkat database Disdik dan BKD sudah disinkronkan,” kata Asri.

Baca Juga : Dorong Konektivitas Logistik di KTI, Pemprov Sulsel Apresiasi Kontribusi Pelindo

Menurutnya sinkronisasi database ini sangat dibutuhkan guna memudahkan sistem Kenaikan Pangkat Otomatis (KPO).

“Penting, karena tidak mungkin KPO kalau datanya tidak valid. Untuk KPO dua hal yang saya minta, ketika data kita sudah bagus, KPO bagus.

Satu langkah pasti yang ingin diwujudkan Asri yakni kemudahan dalam administrasi kepegawaian. Melihat banyaknya data yang belum sinkron antara BKD dan Disdik maka pembenahan database kepegawaian jadi fokus utamanya.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Dukung Pengembangan Pelabuhan Pelindo

“Selesai mutasi, satu rangkap berkas masuk langsung di perencanaan supaya kelihatan pemetaannya, dengan demikian bisa diketahui kebutuhan guru, lanjut penerimaan CPNS masuk untuk satu arsip. Jadi kita akan tetap terupdate,” bebernya.

Penulis: Jahir Majid
Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

OPD17 September 2026 20:12
Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar Ismail menyoroti lemahnya pengawasan Dinas Kesehatan terhadap operasional Rumah Sak...
Metropolitan17 September 2026 18:33
TPA Tamangapa Berbenah, Gunungan Sampah Mulai Tertata hingga Sapi Disiapkan Ranch
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wajah Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Antang, Kecamatan Manggala, perlahan mulai berubah total. Kawasan yang...
Otomotif17 September 2026 18:31
Kalla Toyota Hadirkan Extra Care, Layanan Servis dan Bantuan 24 Jam
Kalla Toyota menghadirkan Kalla Toyota Extra Care sebagai solusi layanan purna jual yang dapat diakses pelanggan selama 24 jam....
Makassar17 September 2026 18:16
Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat, Pegadaian Gelar Pelatihan Barbershop di Nipah
PT Pegadaian Kantor Wilayah VI Sulawesi Selatan, Barat, Tenggara, Maluku, dan Maluku Utara (Sulselbarra Maluku) mendorong peningkatan kapasitas pelaku...