Logo Sulselsatu

Ini Manfaat Sistem Resi Gudang di Sektor Pertanian

Asrul
Asrul

Jumat, 30 Agustus 2019 10:13

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, LUTRA – Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Utara melalui Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DP2KUKM), menggelar pertemuan teknis Sistem Resi Gudang (SRG), Kamis (29/8/2019), di Gedung SRG Desa Bungapati, Kecamatan Tanalili.

Pertemuan teknis ini digelar atas kerja sama Pemda Lutra dengan BAPPEBTI Kementerian Perdagangan (Kemengdag).

Kepala Dinas P2KUKM Luwu Utara, Muhammad Kasrum menjelaskan, bahwa sosialisasi SRG dimaksudkan untuk memberikan pemahaman kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pemanfaatan Sistem Resi Gudang ini.

Baca Juga : PT Vale Indonesia Tbk dan Pemkab Luwu Utara Siapkan Solusi Terpadu Mitigasi Risiko Banjir

Manfaat apa yang bisa dipetik dari keberadaan SRG ini salah satunya adalah memungkinkan adanya mekanisme tunda jual dan dukungan pembiayaan dengan mudah dan tepat.

“Bukan itu saja, SRG ini juga bisa dijadikan alat untuk manajemen resiko, selain tentunya juga sebagai sarana pemasaran hasil-hasil pertanian. Itulah kemudian para kelompok tani, gapoktan dan penyuluh perrtanian serta para pelaku usaha, perbankan, koperasi dan UKM kita libatkan dalam sosialisasi ini karena dapat memberi sejumlah manfaat terhadap seluruh mata rantai yang terlibat di dalamnya,” jelas mantan Asisten Administrasi Umum ini.

Menurut Kasrum, SRG memiliki prospek yang baik dalam peningkatan pendapatan usaha tani melalui tunda jual. Saat panen, petani dapat menyimpan hasil pertaniannya di gudang, kemudian dijual pada saat harga komoditas pertanian tinggi.

Baca Juga : Sinergi Pemkab Luwu Utara Dorong Keberlanjutan dan Inklusivitas Petani di Sektor Kakao

“Dengan diberlakukannya sistem perdagangan bebas saat ini, maka Resi Gudang sangat diperlukan untuk membentuk petani menjadi petani pengusaha dan petani mandiri,” pungkasnya.

Pertemuan teknis Sistem Resi Gudang ini diikuti 100 peserta, yang terdiri para penyuluh pertanian, para petani yang tergabung dalam kelompok tani dan gabungan kelompok tani atau Gapoktan serta para pelaku Ulusaha di bidang pertanian. (rls)

Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News18 September 2026 16:45
Pegadaian Kanwil Sulselbarra Maluku Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Barista di Makassar
PT Pegadaian Kanwil VI SulSelBarRa Maluku mendorong peningkatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui Program Pemberdayaan ...
Pendidikan18 September 2026 16:11
Field Trip Science Athirah Ajak 133 Siswa Tanam Mangrove di Puntondo
Sebanyak 133 siswa SMP Islam Athirah Makassar belajar menjaga kelestarian lingkungan melalui kegiatan penanaman mangrove di Pusat Pendidikan Lingkunga...
News18 September 2026 15:15
PLN Sosialisasikan Kompensasi Lahan SUTT 150 kV ACN–Bungku di Morowali
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara terus melakukan sosialisasi dan musyawarah bers...
News18 September 2026 14:32
Trafik Penumpang Pelindo Regional 4 Naik 12,9 Persen hingga Agustus, Capai 6,02 Juta Orang
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat pertumbuhan pada sejumlah indikator operasional selama Januari hingga Agustus 2026....