SULSELSATU.com, LUWU UTARA – Program inovatif Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Utara, Semalam di Desa, sudah tiga tahun berjalan.
Meski terbilang masih baru, tetapi program “keroyokan” ini sudah memberikan dampak yang cukup signifikan di tengah-tengah masyarakat. Perubahan bisa dilihat pada antusiasme warga dalam menghadiri acara dialogis tersebut.
Rupanya program ini gaungnya tidak hanya terdengar di Luwu Utara saja, tetapi juga di Sulawesi Selatan secara menyeluruh.
Akuntan Publik, Zulkifli memberi pujian terhadap program Semalam di Desa, saat ia menjadi narasumber di acara Bimtek Managemen Pengelolaan Keuangan Desa, di Makassar, Sabtu (21/9/2019).
Di hadapan 256 Aparat Desa di Luwu Utara yang hadir sebagai peserta Bimtek, Zulkifli mengutarakan kekagumannya terhadap Pemda Lutra yang berhasil membuat program yang menurut dia sangat langka itu.
“Bisa dilihat dari Sabang sampai Merauke susah dapat bupati seperti ibu Indah yang mau menginap di desa,” tutur Zulkifli.
Ia mengatakan, keberhasilan Pemda Lutra dalam melakukan pendampingan setiap kegiatan di desa tidak terlepas dari adanya program Semalam di Desa.
“Saya kira di Luwu Utara tidak sulit bagi aparat desa untuk mendampingi kegiatan yang dilakukan pemerintah desa. Salah satu buktinya bisa dilihat melalui program Semalam di Desa,” kata dia.
Editor: Kink Kusuma Rein
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar