Logo Sulselsatu

Menhan Soal Dandim Kendari Dicopot: Risiko karena Tak Bisa Kendalikan Istri

Asrul
Asrul

Senin, 14 Oktober 2019 13:17

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu. (Int)
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu. (Int)

SULSELSATU.com, JAKARTA – Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menyebut Eks Dandim Kendari Kolonel HS dan dua anggota TNI lainnya dicopot dari jabatannya karena tak bisa mengendalikan istrinya masing-masing. Ryamizard menyebut seorang prajurit harus bisa memberi nasihat kepada sang istri.

“Itu kan risiko, artinya dia tidak bisa mengendalikan istrinya. Istri itu kan harus dinasihati segala macam,” kata Ryamizard di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, seperti dikutip dari CNNIndonesia, Senin (14/10/2019).

Ryamizard membantah pemecatan ini dinilai tak sesuai prosedur. Menurutnya, pemecatan sejumlah prajurit dari jabatan berdasarkan aturan disiplin serta kode etik tentara di lingkungan TNI.

Baca Juga : Usai Suami Dicopot, Istri Eks Dandim Kendari Dilaporkan ke Polisi

“Ada semuanya, bukan enggak ada. Semua ada aturan,” ujar mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu.

Sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa pada Jumat (11/10), mencopot jabatan dua tentara angkatan darat lantaran istri mereka diduga melanggar Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) terkait penusukan Wiranto.

Dua istri tentara berinisial IPDN dan LZ, diduga melanggar UU ITE dan menyerahkan keduanya ke peradilan umum. Keduanya merupakan istri dari Kolonel HS dan Sersan Dua J.

Tak hanya itu, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI-AU) juga mencopot jabatan salah satu anggota dari Satuan Polisi Militer TNI AU (Satpomau) Pangkalan Udara Muljono Surabaya, yakni pembantu letnan satu (Peltu) berinisial YNS.

Hal itu lantaran sang istri diduga telah menulis sindiran di media sosial terkait peristiwa penusukan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan HAM (Menko Polhukam) Wiranto di Pandeglang, Banten pada Kamis (10/10/2019).

Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan18 September 2026 16:11
Field Trip Science Athirah Ajak 133 Siswa Tanam Mangrove di Puntondo
Sebanyak 133 siswa SMP Islam Athirah Makassar belajar menjaga kelestarian lingkungan melalui kegiatan penanaman mangrove di Pusat Pendidikan Lingkunga...
News18 September 2026 15:15
PLN Sosialisasikan Kompensasi Lahan SUTT 150 kV ACN–Bungku di Morowali
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara terus melakukan sosialisasi dan musyawarah bers...
News18 September 2026 14:32
Trafik Penumpang Pelindo Regional 4 Naik 12,9 Persen hingga Agustus, Capai 6,02 Juta Orang
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat pertumbuhan pada sejumlah indikator operasional selama Januari hingga Agustus 2026....
OPD17 September 2026 20:12
Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar Ismail menyoroti lemahnya pengawasan Dinas Kesehatan terhadap operasional Rumah Sak...