Logo Sulselsatu

Rapat Paripurna, Anggota DPRD Parepare Debat Soal Disiplin Waktu

Asrul
Asrul

Senin, 21 Oktober 2019 13:36

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, PAREPARE – Rapat paripurna istimewa, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Parepare saling debat soal disiplin waktu, Senin (21/10/2019).

Perdebatan para wakil rakyat itu dilakukan saat rapat paripurna pengucapan sumpah atau janji terhadap Rahmat Sjamsu Alam (RSA) sebagai Wakil Ketua DPRD masa jabatan 2019-2024, di Gedung DPRD, yang dihadiri forkopimda, jajaran pemerintahan, BUMN dan BUMD.

Anggota DPRD dari Partai Nasdem, Yasser Latif, yang pertama kali mengajukan interupsi, menyoal terkait molornya rapat digelar.

Baca Juga : Seluruh Fraksi di DPRP Parepare Sepakat Lanjutkan Pembahasan Ranperda Perubahan RPJMD

“Kasihan undangan sudah ada, namum kita selaku anggota DPRD masih belum ready, dan bahkan harus molor setengah jam untuk menunggu kuorum rapat paripurna,” katanya.

Anggota DPRD lainnya, Kamaluddin Kadir dari Partai Gerinda, juga menyoal adanya kemoloran waktu tersebut, yang justru merugikan para tamu undangan.

“Ini bukan tempatnya kita main-main apa yang dibawah di DPRD ini merupakan misi masyarakat, dan itu menjadi amanah bagi kita wakil rakyat,” terangnya.

Baca Juga : Parepare Zona Hijau Covid-19, Rahmat Sjamsu Alam Minta Pemerintah Jangan Lengah

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD Parepare, Rahmat Syamsu Alam mengatakan, persoalan keterlambatan anggota DPRD itu menjadi tugas Badan Kehormatan DPRD, untuk memberikan sanksi.

Apalagi, apa yang disampaikan Yaser Latief itu sasarannya untuk internal DPRD sendiri agar lebih disiplin waktu. Eksekutif disini adalah tamu yang diundang.

“Itu tugas BK untuk memberikan sanksi dan memeriksa anggota DPRD yang terlambat, jadi disini bukan tempatnya kita untuk berdebat, karena persoalan kuorum dan tidak kuorum menjadi hak seluruh anggota,” jelas Legislator asal Partai Demokrat itu.

Baca Juga : Ranperda Pendidikan Kota Parepare Atur Penghargaan untuk Peserta Didik dan Pengajar

Hal senada juga disampaikan, Kaharuddin Kadir anggota DPRD dari Partai Golkar, dirinya menyatakan, rapat paripurna ini merupakan rapat istimewa, dan semua mesti menghargai

“Terkadang memang dalam waktunya diundang jam 9 ada durasi waktu selama 1 jam untuk mempersiapkan acara tersebut. Jadi saya nilai itu bukan persoalan,” urainya.

Rudi Najamuddin, Anggota DPRD dari Partai PPP, mengaku tidak setuju dengan pernyataan Rahmat Sjamsu Alam. Menurutnya persoalan disiplin waktu bujang hanya ditujukan untuk internal DPRD.

Baca Juga : DPRD-Pemkot Parepare Gelar Rapat Paripurna Penyerahan Ranperda

“Mestinya pihak eksekutif juga dapat disiplin waktu, agar kami yang datang lebih awal sesuai jadwal, tidak dibuat menunggu. Jika masih seperti itu, maka lebih baik rapat kita tunda saja,” tandasnya.

Andi Muh. Fudail, Anggota DPRD dari PKB menjelaskan, semestinya dalam rapat paripurna istimewa tidak diperkenankan ada interupsi.

“Sebenarnya tidak diperkenankan dalam rapat paripurna istimewa ada interupsi, nanti selesai baru boleh,” bebernya.

Baca Juga : Legislator NasDem Parepare Cari Solusi Pembatasan Jam Operasional Pelaku Usaha

Penulis: Andi Fardi
Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Sulsel06 Agustus 2026 19:40
300 Petani Sidrap Dibekali Teknologi Smart Farming, Kolaborasi Australia-Unhas Dukung Pertanian Modern
SULSELSATU.com, SIDRAP – Sebanyak 300 petani di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mengikuti pelatihan smart Farming sebagai upaya memperkenalkan ...
OPD06 Agustus 2026 19:39
Pansus DPRD Sulsel Inventarisasi Aset Pemprov, Soroti Lahan Belum Bersertifikat
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pansus Pengelolaan Barang Milik Daerah terus mengejar aset Pemprov Sulsel untuk segera diamankan. Khususnya aset yang...
Politik06 Agustus 2026 19:11
Darmawangsyah Muin Ajak Kader Gerindra Sulsel Perkuat Konsolidasi hingga Akar Rumput
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sulawesi Selatan memanfaatkan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) sebagai ajang...
News06 Agustus 2026 19:09
Pelindo Sosialisasikan PKB 2026-2028, Perkuat Hubungan Industrial yang Harmonis
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo terus memperkuat hubungan industrial yang harmonis melalui sosialisasi Perjanjian Kerja Bersama (PKB) 20...