Logo Sulselsatu

Dihadiri NA, Rapat Paripurna Soal Ranperda Penggabungan OPD Gaduh

Asrul
Asrul

Kamis, 31 Oktober 2019 18:13

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ada pemandangan menarik dalam rapat paripurna di DPRD Sulsel yang dihadiri oleh Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah.

Rapat paripurna yang dipimpin oleh A Ina Kartika Sari selaku Ketua DPRD Sulsel, didampingi Syaharuddin Alrif, Darmawangsyah Muin dan Muzayyin Arif masing-masing sebagai wakil ketua dihujani interupsi.

Penyebab mereka buat gaduh dikarenakan salah satu Ranperda yakni Perubahan Perda Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pembentukan Susunan Perangkat Daerah tidak dibahas dalam rapat paripurna tersebut.

Baca Juga : Reses Ketua DPRD Sulsel Cicu di Pasar Terong, Warga Minta Solusi Banjir dan Pengaman Kanal

Awalnya, Anggota Fraksi PDI Perjuangan Rudi Pieter Goni mempertanyakan mengapa Ranperda tersebut tidak dibahas, padahal dalam undangan yang dia terima ada tiga Ranperda yang akan dibahas.

“Saya meminta penjelasan kepada pimpinan DPRD, kenapa Ranperda Pembentukan Susunan Perangkat Daerah tidak dibahas. Padahal agendanya dalam undangan paripurna ini kita bahas tiga Ranperda,” ujar Sekretaris DPD PDIP Sulsel itu, Kamis (31/10/2019).

Hal yang sama diutarakan oleh Anggota Fraksi PKB Irwan Hamid dan Wakil Ketua Fraksi PPP A Sugiarti Mangun Karim mereka mengatakan seharusnya Ranperda OPD ini dahulu disahkan kemudian Tata Tertib DPRD diparipurnakan.

Baca Juga : Andre Prasetyo Tanta Janji Kawal Aspirasi Warga Mangkura soal Posyandu dan Trotoar

Ketua Fraksi PKS Sri Rahmi juga turut mempertanyakan mengapa Ranperda OPD tidak dibahas, padahal ini semua sudah tidak ada masalah dan sudah selesai.

“Suara ketua Fraksi PKS juga pimpinan, bahwa agenda-agenda kita seharusnya segera berjalan. Oleh karena itu, agar Ranperda OPD segera ditetapkan,” ucap Sri Rahmi.

Ketua Fraksi PAN Syamsuddin Karlos turut bicara, dia mengatakan pimpinan DPRD tidak boleh memperlambat proses pengesahan Ranperda OPD menjadi Perda.

Baca Juga : Fauzi A Wawo Buka Akses Rumah Jabatan hingga Layanan Ambulans Gratis untuk Masyarakat

Menanggapi hal itu semua, Anggota Fraksi Golkar Rahman Pina mengatakan seharusnya anggota fraksi yang tidak mengetahui alasan Ranperda OPD belum disahkan ditanyakan ke pimpinan fraksi yang hadir dalam rapat pimpinan DPRD.

“Jadi jangan seolah-olah bahwa pimpinan DPRD yang salah, karena dalam rapat pimpinan ada utusan fraksi. Harusnya ditanyakan ke mereka yang mewakili fraksi,” ungkap mantan Anggota DPRD Makassar ini.

Menanggapi hal itu, Ina Kartika langsung mengambil alih dan menutup rapat paripurna yang tidak kondusif lagi.

Baca Juga : APT Pastikan Aspirasi Warga Bontorannu Diperjuangkan di DPRD Sulsel

“Sudah ya, saya sampaikan bahwa Ranperda OPD tidak disahkan karena masih ada proses yang belum dilewati. Rapat paripurna saya tutup,” ucap Ina sambil mengetuk palu sidang tiga kali.

Untuk diketahui, tiga Ranperda yang rencananya akan disahkan adalah Perubahan Perda Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pembentukan Susunan Perangkat Daerah. Kedua Fasilitasi Percepatan Pembangunan Daerah dan Penyelenggaraan Pelabuhan Pengumpan Regional.

Penulis: Asrul
Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Olahraga03 Agustus 2026 20:20
Stylix Padel Challenge 2026 Kalla Toyota Kembali Digelar, Diikuti 25 Komunitas dan 32 Media
Antusiasme olahraga padel terus berkembang di Makassar mendorong Kalla Toyota kembali menghadirkan Stylix Padel Challenge: Raize The Game....
Makassar03 Agustus 2026 19:01
Munafri Tawarkan Makassar sebagai Hub Investasi Indonesia Timur di Forum APINDO 2026
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menjadi pembicara dalam Business Investment Forum yang digelar di Hotel Claro ...
Makassar03 Agustus 2026 18:59
UNM Mulai Tahapan Pilrek, Panitia Dibentuk, Kandidat Mulai Mengemuka
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Farida Patittingi, memastikan proses Pemilihan ...
News03 Agustus 2026 18:21
PLN Dukung Kelestarian Ekosistem Pesisir Donggala Lewat Program Konservasi Penyu
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui program PLN Peduli menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) beru...