Logo Sulselsatu

Guru Mengaji di Maros Keluhkan Gaji ke Muzayyin Arif

Asrul
Asrul

Senin, 04 November 2019 13:56

Anggota DPRD Sulsel Muzayyin Arif sosialisasi Perda Nomor 4 Tahun 2006 di Kecamatan Turikale, Maros. (ist)
Anggota DPRD Sulsel Muzayyin Arif sosialisasi Perda Nomor 4 Tahun 2006 di Kecamatan Turikale, Maros. (ist)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wakil Ketua DPRD Sulsel, Muzayyin Arif mensosialisasikan Perda Nomor 4 Tahun 2006 tentang Pendidikan Al Quran.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros. Pada kesempatan tersebut, sejumlah guru mengaji curhat kepada anggota DPRD perwakilan PKS tersebut. Di antaranya mengeluhkan soal perhatian pemerintah yang minim terhadap guru mengaji.

Anggaranya masih kecil, dan dana insentifnya diberikan setiap empat bulan. Bukan hanya itu, mereka juga pertanyakan jika dahulu mereka masih terima dana insentif. Namun, sejak 2016 mereka tidak lagi mendapatkan honor dari pemerintah.

Baca Juga : DPRD Sulsel Dorong Kontribusi PT Vale Diperjelas Lewat Perda

“Saya berharap pemerintah kembali memberi perhatian serius pada guru-guru mengaji sebab tugas mereka memberantas buta aksara baca tulis Al Quran,” kata Ketua Majelis Taklim Kecamatan Mandai, Ramla, Senin (4/11/2019).

Di hadapan warga, peraih suara terbanyak PKS Dapil 6 tersebut mengatakan, Perda Nomor 4 tahun 2006 sangat penting bagi pemerintah untuk meningkatkan sumber daya manusia unggul di Sulsel.

Tidak hanya itu, perda itu memiliki pengaruh yang besar terhadap upaya memberantas buta aksa baca, tulis Al Quran.

Baca Juga : Andi Tenri Indah Desak Kepastian Gaji ASN Dinsos Sulsel hingga Akhir Tahun

“Anak-anak sejak dini harus diajarkan soal pendidikan Islam sebab penduduk mayoritas Sulsel beragama Islam, tentu kita tidak mau mereka tumbuh besar tapi tidak bisa baca Al Quran dan spritualisas yang rendah,” pungkas Muzayyin.

Terkait keluhan guru mengaji tersebut, Muzayyin akan menyuarakan pada rapat di DPRD Sulsel. “Kita akan berusaha suarakan, kita akan minta pemerintah provinsi agar memperhatikan nasib guru mengaji di Sulsel,” tutup Muzayyin.

Penulis: Asrul
Editor: Hendra Wijaya

Baca Juga : Komisi D DPRD Sulsel Soroti Pembangunan Koperasi Merah Putih di Lahan Terminal Pinrang

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Kriminal27 September 2026 23:00
Pemuda Tewas Diduga Tertembak Saat Perang Kelompok di Tallo, Polda Sulsel Selidiki
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang pemuda bernama Rafli Ramadhani alias Pingky (19) tewas diduga tertembak saat perang kelompok di Kecamatan Tal...
Makassar27 September 2026 20:10
Bapenda Makassar Jadi Narasumber Makassar Bikers Day Fest 2026 ‎
SULSELSATU.com, ‎MAKASSAR – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar melalui Kepala Bidang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Muhammad ...
Nasional27 September 2026 17:40
PT Vale Bawa 37 Produk UMKM Binaan ke Kriyanusa 2026
PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) menghadirkan sedikitnya 37 jenis produk UMKM binaan dari Sorowako, Pomalaa, dan Bahodopi dalam Pameran Kriyanusa 2026 ...
Bisnis27 September 2026 17:05
Proyek Tol IKN Tahap 2, Kalla Beton Siapkan 8.175 Meter Kubik Beton
Kalla Beton kembali terlibat dalam pembangunan infrastruktur strategis di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur....