Logo Sulselsatu

Awal Tahun Depan, Gojek Mengaspal di Negeri Jiran

Asrul
Asrul

Selasa, 05 November 2019 15:36

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, JAKARTA – Pemerintah Malaysia telah memberikan restu operasional Gojek di negaranya. Rencananya, awal tahun depan Gojek resmi mengaspal di Negeri Jiran.

Menurut Menteri Transportasi Malaysia Anthony Loke Siew Fook, Gojek akan mulai beroperasi di Malaysia setelah melalui proses peninjauan lebih dari enam bulan untuk mengukur permintaan untuk layanan mereka.

Selain di Malaysia, di tahun yang sama, seperti dikutip dari Detik dari Tech in Asia, Selasa (5/11/2019), Gojek juga berencana masuk Filipina. Perjuangan Gojek untuk bisa hadir di sana pun tidak mudah karena sempat mengalami penolakan.

Baca Juga : Maju Bersama GoFood Kolaborasi TDA Ajak UMKM Makassar Go Digital dan Naik Kelas

Januari tahun ini, pengajuan izin yang diajukan Gojek ke Philippine Land Transportation Franchising and Regulatory Board ditolak. Kemudian pada Maret, Gojek mencoba lagi mengakuisisi lisensi operasional di Filipina dan kembali harus menghadapi penolakan.

Pemerintah Filipina menegaskan bahwa untuk bisa mendapatkan izin operasional di sana, perusahaan-perusahaan ride hailing di negaranya, harus setidaknya 60% dimiliki oleh orang Filipina sendiri.

Lain lagi dengan tantangan yang dihadapi Gojek saat akan masuk Malaysia. Sebelum disetujui untuk beroperasi, pro dan kontra bermunculan soal kedatangan ojek online di sana.

Baca Juga : Ratusan Mitra Driver Gojek Serukan Pesan Damai untuk MAKASSAR’ta

Bagi pihak yang kontra, selain menyoroti keamanan berkendara motor, mereka juga menilai Gojek tidak sesuai dengan budaya dan kesempatan kerja di kalangan anak muda Malaysia.

Kritikan paling keras datang dari pendiri Big Blue Taxi Shamsubahrin Ismail memprotes keputusan Kabinet Perdana Menteri Mahathir Mohamad yang memberi angin segar pada Gojek di Malaysia. Menurutnya itu langkah mundur.

Shamsubahrin mengungkapkan Malaysia dan Indonesia memiliki banyak perbedaan termasuk budaya. Atas dasar itu dia menilai seharusnya pemerintah Malaysia tidak mendorong anak muda untuk menjadi ojek online sebagai mata pencaharian.

Baca Juga : Bertemu Anwar Ibrahim, Prabowo Subianto: Malaysia Adalah Rumah Kedua Saya

Gojek bisa dilakukan di Indonesia karena tingkat kemiskinannya sangat tinggi, tidak seperti di Malaysia. Budaya mereka juga sangat berbeda dibandingkan dengan kita. Di Indonesia, wanita dapat memeluk driver (sebagian besar pengendara adalah pria) begitu saja tetapi bagaimana dengan Malaysia? Apakah kita ingin melihat wanita kita memeluk driver di sana-sini?” protesnya saat itu.

Yang jelas, dengan berbagai kontroversi yang mengelilinginya, layanan yang didirikan Nadiem Makarim tersebut tengah berupaya melebarkan sayapnya ke luar Indonesia. Sejauh ini, Gojek sudah berekspansi ke Vietnam, Thailand dan Singapura.

Editor: Hendra Wijaya

Baca Juga : Tingkatkan Keselamatan Berkendara Para Mitra, Kalla Kars x Gojek Berikan Edukasi Safety Riding

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News09 Agustus 2026 08:45
Siasat Licik APL, Premanisme Berkedok “Petani Lada” di Hutan Lindung Loeha Raya
Hukum dan wibawa negara di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Larona benar-benar dilecehkan....
Hukum08 Agustus 2026 23:56
Bupati Gowa Dikaitkan Tiga Kasus di Kepolisian, Satu Terancam Dijemput Paksa
SULSELSATU.com, GOWA– Bupati Gowa Husniah Talenrang dikaitkan tiga kasus hukum yang sedang berproses di Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Polr...
Politik08 Agustus 2026 18:53
Struktur Rampung, Ilham Ari Fauzi Serahkan SK 13 Ketua DPC PPP
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua DPW PPP Sulawesi Selatan, Ilham Ari Fauzi, menyerahkan surat keputusan (SK) kepengurusan kepada 13 Dewan Pimpin...
News08 Agustus 2026 18:02
PLN dan DPRD Sulsel Perkuat Sinergi Bahas Keandalan Listrik dan Infrastruktur
PT PLN (Persero) memperkuat koordinasi dengan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus mempercepat pe...