SULSELSATU.com, MAKASSAR – Bank Indonesia (BI) telah meluncurkan standar Quick Response (QR) Code Indonesia Standard (QRIS) pada 17 Agustus 2019 lalu. QRIS ini ke depannya akan digunakan untuk pembayaran melalui aplikasi uang elektronik server based, dompet elektronik, atau mobile banking.
Kepala Grup Sistem Pembayaran Pengeloaan Uang Rupiah dan Layanan Administrasi Bank Indonesia (BI), Iwan Setiawan mengatakan akan menyosialisasi tentang QRIS kepada seluruh masyarakat melalui Eastern Indonesia Region Digital Festival 2020 (KTI DIGI-FEST 2020).
Namun, sebelum itu, BI akan memperkenalkan QRIS di universitas-universitas melalui program BI Sulsel Goes To Campus.
Baca Juga : KKS x DIGIFEST 2026 Raup Transaksi Rp1,35 Miliar, Pembiayaan UMKM Tembus Rp18,27 Miliar
“Kampus yang akan dikunjungi untuk mensosialisasikan QRIS seperti STIEM Bongaya, STIA LAN, dan Universitas Hasanuddin. Tidak hanya di kampus, tapi sosialisasi QRIS juga dilakukan di sekolah-sekolah,” ujarnya, Senin (11/11/2019).
Iwan menyebutkan, sosialisasi QRIS di kampus merupakan pra event KTI DIGI-FEST 2020 yang nantinya akan berpusat di Kota Makassar pada 11-12 Januari 2020.
Hal ini dinilai sebagai langkah awal transformasi digital dalam membantu percepatan pengembangan ekonomi dan keuangan digital di Wilayah KTI. Sejalan dengan pentingnya peran BI sebagai bank sentral dalam mengelola uang rupiah.
Baca Juga : KKS x DIGIFEST 2026 Angkat Potensi Wastra Sulsel ke Pasar Digital
“Dengan QRIS UNGGUL yang bermakna universal, gampang, untung dan langsung dapat mendorong efisiensi transaksi, mempercepat inklusi keuangan, memajukan UMKM, yang pada akhirnya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, untuk Indonesia Maju,” tutur Iwan.
Penulis: Sri Wahyudi Astuti
Editor: Kink Kusuma Rein
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar