Logo Sulselsatu

Diduga Biayai Operasional KKB, Polri Awasi Aliran Dana Desa di Papua

Asrul
Asrul

Jumat, 29 November 2019 17:56

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Argo Yuwono. (Int)
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Argo Yuwono. (Int)

TIMIKA – Dana Desa di Papua diduga kuat mengalir ke kelompok kriminal bersenjata (KKB). Indikasi aliran dana untuk operasional kelompok ekstrimis tersebut awalnya ditemukan Polda Papua.

“Masalah itu masih dalam penyelidikan, kemungkinan-kemungkinan masih kita dalami oleh kepolisian di sana,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono kepada wartawan di Timika, Papua, seperti dilansir dari Detik, Jumat (29/11/2019).

Dia mengatakan saat ini Polri akan mengawasi penuh aliran dana desa agar penggunaannya tepat sasaran. Sebab, semestinya dana desa tersebut dipakai untuk membangun daerah-daerah.

Baca Juga : Solidaritas Kepala Desa Demo Tolak Penggunaan Dana Desa 40 Persen untuk Budidaya Pisang

“Tentunya namanya dana dikucurkan dari pusat untuk kegiatan pembangunan di desa. Itu kita berharap sesuai dengan aturan yang ada, jangan sampai disalahgunakan sebagaimana mestinya,” kata Argo.

“Tentunya nanti akan kita awasi seperti apa di lapangannya kalau nanti sudah ada di sana,” sambung dia.

Sebelumnya diberitakan, polisi menemukan adanya indikasi dana desa yang digunakan untuk membantu kelompok kriminal bersenjata (KKB). Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw mewanti-wanti para kades yang terbukti akan diproses secara hukum.

Baca Juga : Tolak Program Pj Gubernur Bahtiar, Apdesi Sulsel Ancam Turunkan Ribuan Kades di Jalanan

“Indikasi itu kami temukan di lapangan sehingga ke depan para kepala desa atau kampung tidak lagi membantu dengan menggunakan dana desa,” kata Paulus Waterpauw di Jayapura, yang dikutip dari Antara, Selasa (26/11).

Mabes Polri juga sudah mendengar kabar itu. Mabes Polri menggandeng pihak PPATK dan Pemprov Papua untuk menyelidiki hal tersebut.

“Perihal hal tersebut, sampai hari ini bersifat indikasi dan dugaan. Oleh karenanya, sedang dilakukan penyelidikan lebih mendalam dengan bekerja sama dengan PPATK dan pihak Pemprov Papua,” kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra, Rabu (27/11).

Baca Juga : Para Kades di Bone Demo Minta Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Dicopot

Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Olahraga02 November 2026 19:04
Fazzio Youth Festival 2026 Berakhir, Ini Daftar Pemenangnya
Sejumlah sekolah di Makassar berhasil meraih gelar juara dalam Fazzio Youth Festival (FYF) 2026 yang digelar PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) di GOR Un...
Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...
Bisnis02 November 2026 16:18
Pendapatan Telkom Tembus Rp113,5 Triliun hingga Kuartal III 2026
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp113,5 triliun hingga kuartal III 2026....