Logo Sulselsatu

Makassar Raih Predikat Kota Peduli HAM 2019

Asrul
Asrul

Rabu, 11 Desember 2019 08:19

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kota Makassar menerima penghargaan sebagai kota peduli HAM tahun 2019. Pemberian penghargaan ini bertepatan pada peringatan Hari HAM Internasional di Gedung Merdeka, Bandung, Jawa Barat, Selasa (10/12/2019).

Sekda Kota Makassar Muh. Ansar yang hadir menerima penghargaan ini mengatakan penghargaan tersebut diberikan atas upaya dan keberhasilan kabupaten/kota dalam pemenuhan dan pelayanan publik. Dimana pelayanan publik itu sendiri merupakan bagian dari hak-hak dasar warga.

Baca Juga : KMI 2026 di Makassar Bahas Royalti dan AI, Fadli Zon Dorong Musik Jadi Kekuatan Ekonomi

“Yang paling utama tentunya pemenuhan hak dasar di bidang kesehatan, pendidikan, hak atas pekerjaan, hak-hak perempuan dan anak, perumahan yang layak, dan lingkungan yang berkelanjutan,” sebutnya.

Pemenuhan hal-hak dasar inilah menjadi tolok ukur kelayakan kabupaten atau kota mendapat penghargaan sebagai kabupaten dan kota peduli HAM.

“Peduli HAM itu lebih kepada upaya kita (Pemkot Makassar) dalam meningkatkan peran dan tanggung jawab dalam penghormatan, perlindungan, pemenuhan, penegakan, dan pemajuan HAM,” sebut Ansar.

Baca Juga : Makassar Jadi Pintu Distribusi Pangan, Munafri Dukung Pengendalian Inflasi Sulampua

Penghargaan ini diserahkan langsung Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly. Penghargaan diberikan ke kota Makassar bersama 272 kabupaten/kota sebagai kabupaten dan kota peduli HAM lainnya.

Yasonna menyampaikan, dari 514 kabupaten/kota di Indonesia, tercatat 432 kabupaten/kota, atau sekitar 84 persen telah berpartisipasi mengajukan data capaian untuk dinilai pada kabupaten dan kota peduli HAM.

Namun, hanya 272 kabupaten/kota atau sekitar 62 persen yang mampu meraih penghargaan kategori kabupaten dan kota peduli HAM.

Baca Juga : Pemkot Makassar Raih Terbaik I Jamsostek Award 2026

“Kriteria penilaian daerah kabupaten/kota peduli HAM ditambah dengan penggunaan aplikasi yang lebih terintegrasi, serta dilakukan juga penilaian eksternal Kemenkumham. Sehingga untuk mencapai kriteria kabupaten/kota peduli HAM menjadi semakin sulit dan ketat,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, serta pimpinan tinggi madya dan pratama di lingkungan Kemenkumham.

Penulis: Resti Setiawati
Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional05 November 2026 06:58
Ditjen Minerba Apresiasi Kontribusi PNBP Vale Indonesia
PT Vale Indonesia Tbk menerima apresiasi dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ES...
Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...