Logo Sulselsatu

China Langgar ZEE di Natuna, TNI AU Kirim Empat Pesawat Tempur F-16

Asrul
Asrul

Selasa, 07 Januari 2020 16:55

Ilustrasi Pesawat Tempur F-16. Gambar tidak berhubungan dengan isi naskah. (int)
Ilustrasi Pesawat Tempur F-16. Gambar tidak berhubungan dengan isi naskah. (int)

PEKANBARU – Empat pesawat tempur jenis F-16 dari Skuadron Udara 16 Lanud Roesmin Nurjadin, diterbangkan ke Natuna, Kepulauan Riau, untuk melakukan patroli, Selasa (7/1/2020).

Danlanud Roesmin Nurjadin Marsekal Pertama Ronny Irianto Moningka mengatakan, pengerahan empat jet tempur F-16 serta enam penerbang dan puluhan personel angkatan udara ke Natuna atas perintah Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Seluruh pesawat buatan negeri Paman Sam yang menjadi salah satu andalan angkatan bersenjata Indonesia itu melaksanakan patroli wilayah kedaulatan NKRI dengan sandi Operasi Lintang Elang 20.

Baca Juga : Jarah Ikan di Natuna, Pangkogabwilhan: Nelayan China Pakai Pukat Harimau

Baca juga: Jarah Ikan di Natuna, Pangkogabwilhan: Nelayan China Pakai Pukat Harimau

“Ini sebenarnya operasi rutin di wilayah barat yang kita geser ke Natuna,” kata Ronny di Pekanbaru, seperti dilansir dari Antara.

Baca juga: Sengketa Natuna, Mahfud MD: Akan Kami Usir dengan Segala Kemampuan

Baca Juga : VIDEO: Sebanyak 5 KRI dan 600 Prajurit TNI Siaga Amankan Perairan Natuna

Selain empat jet tempur itu, Ronny mengatakan, Lanud Roesmin Nurjadin yang merupakan pangkalan militer terlengkap di Pulau Sumatera dan diperkuat dua Skadron tempur itu juga tengah siaga. Dia menuturkan siap untuk mengerahkan seluruh kekuatan jika ada perintah dari panglima TNI.

Baca juga: NU Minta RI Tegas Soal Konflik Natuna dengan China

Akan tetapi, Ronny mengatakan bahwa pengiriman jet tempur F-16 itu murni untuk menjaga wilayah kedaulatan Ibu Pertiwi. Tidak ada niat untuk melakukan provokasi dengan pihak manapun, terutama Tiongkok yang kini sedang mengirimkan kapal-kapal Coast Guard dan nelayan ke perairan Natuna.

Baca Juga : Diprotes RI Soal Pelanggaran ZEE Natuna, China Klaim Wilayahnya

“Kita tidak buat provokasi pihak manapun, kita jaga wilayah kita,” pungkasnya.

Tensi hubungan diplomatik antara Indonesia dengan China dalam beberapa hari terakhir memanas lantaran sejumlah kapal nelayan China masih bertahan di Perairan Natuna hingga saat ini.

Kapal-kapal asing tersebut bersikukuh melakukan penangkapan ikan yang berjarak sekitar 130 mil dari perairan Ranai, Natuna.

Baca Juga : Tiongkok Labrak Zona Ekonomi Ekslusif di Natuna, Ini Sikap RI

Sementara TNI sudah mengerahkan delapan Kapal Republik Indonesia (KRI) berpatroli untuk pengamanan Perairan Natuna, Kepulauan Riau, hingga Senin (6/1).

Berdasarkan Konvensi PBB tentang Hukum Laut, The United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) 1982, perairan Natuna merupakan wilayah zona ekonomi ekslusif (ZEE) Indonesia.

Cina tidak memiliki hak apa pun atas perairan tersebut. Namun Cina secara sepihak mengklaim kawasan itu masuk ke dalam wilayah mereka, dengan sebutan Nine Dash Line (sembilan garis putus-putus) dan menganggap keputusan UNCLOS ilegal.

Editor: Hendra Wijaya

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar02 Mei 2026 13:20
Appi Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Tegaskan Pendidikan Inklusif untuk Semua ‎
SULSELSATU.com, ‎MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2026 di Lapangan...
News02 Mei 2026 12:10
Dirut Pelindo Tekankan HSSE dan Sinergi Operasional Saat Kunjungi Regional 4
Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Achmad Muchtasyar melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pelindo Regional 4, Jumat (1/5/2026)....
Pendidikan02 Mei 2026 11:00
Mubes IKA Unhas Resmi Dimulai, Ramli Rahim: Mayoritas Dukung Amran Sulaiman Kembali Jadi Ketum
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) resmi digelar di Hotel Four Points by Sheraton ...
News02 Mei 2026 08:39
Layanan Pelindo Membaik, Kepuasan Pengguna Tembus 90 Persen
Tingkat kepuasan pengguna jasa terhadap layanan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) menembus angka di atas 90 persen....