Logo Sulselsatu

Konflik Meletus, Maskapai Internasional Hindari Penerbangan Lewat Iran dan Irak

Asrul
Asrul

Rabu, 08 Januari 2020 23:31

Ilustrasi (INT)
Ilustrasi (INT)

JAKARTA – Sejumlah maskapai internasional memutuskan untuk menghindari wilayah Iran dan Irak pasca-Teheran meluncurkan rudal balistik ke pangkalan militer AS di Irak.

Melansir CNN Indonesia, dari Jerman, Lufthansa mengatakan telah menghentikan penerbangan berlebih dari Iran dan Irak hingga pemberitahuan lebih lanjut. Dari Rusia, Badan Transportasi Udara Federal negara tersebut mengatakan telah merekomendasikan maskapai untuk menghindari ruang udara di atas Iran, Irak dan Teluk Persia dan Oman.

Rekomendasi mereka berikan karena terbang ke wilayah udara Irak dan Iran bisa membahayakan keselamatan penerbangan penumpang internasional.

Baca Juga : VIDEO: Tangis Pilu Karyawan Maskapai Penerbangan Terkena PHK

Dari Perancis, seorang juru bicara Air France mengatakan, “Air France telah memutuskan untuk menangguhkan sampai pemberitahuan lebih lanjut semua penerbangan melalui wilayah udara Iran dan Irak”.

Operator yang mengambil keputusan serupa termasuk Air Canada, Air India, Malaysia Airlines, LOT Polandia, Singapore Airlines, Swiss dan Quantas.

Meskipun demikian, Lufthansa dan unit Austrian Airlines-nya memutuskan untuk mempertahankan penerbangan ke ibukota Iran, Teheran.

Baca Juga : Maskapai Dapat Izin Pemerintah Naikkan Harga Tiket Pesawat

Tetapi Austrian Airlines menambahkan bahwa karena Bandara Teheran terbuka dan tidak ada batasan keamanan untuk rute terdekat atau daerah di sekitar bandara, mereka akan mengoperasikan penerbangan hari ini ke Teheran dengan penundaan sekitar enam jam.

Tapi, “Lufthansa juga berencana untuk melanjutkan rute besok,” kata maskapai itu seperti dikutip dari AFP, Kamis (9/1).

Iran meluncurkan lebih dari 20 rudal di pangkalan-pangkalan yang menampung pasukan AS pada Rabu (8/1) dini hari, kata para pejabat di Washington dan Teheran.

Baca Juga : Netanyahu Kebakaran Jenggot, Iran Bombardir Pangkalan Militer AS di Irak

Pemimpin tertinggi Iran menyebut serangan itu merupakan tamparan yang diberikan negaranya kepada AS setelah Negeri Paman Sam tersebut membunuh komandan militer Iran Qasem Soleimani pekan lalu.

Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum21 September 2026 17:57
Jaksa Tunggu Audit BPKP Sebelum Tetapkan Tersangka Kasus Perpustakaan Digital Rp13 Miliar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kejaksaan tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel) masih menunggu hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangu...
Makassar21 September 2026 17:48
Bertemu Kepala BPS RI, Wali Kota Makassar Bahas Peluang Pendidikan Afirmasi Penguatan Statistik
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, memperkuat kolaborasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk meni...
Pendidikan21 September 2026 17:11
Asmo Sulsel Perluas Edukasi Safety Riding ke SMKN 1 Bone
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) memperluas edukasi keselamatan berkendara kepada generasi muda melalui kegiatan safety riding di SMKN 1 Bon...
Metropolitan21 September 2026 16:33
464 Kepala Sekolah Ikuti Asesmen, Appi Tekankan Pendidikan Karakter dan Budaya Lokal
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, menekankan pentingnya dunia pendidikan beradaptasi dengan perkemban...