Logo Sulselsatu

Bencana Mengintai, Adnan Minta Tim SAR Tingkatkan Kewaspadaan

Asrul
Asrul

Sabtu, 11 Januari 2020 15:58

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, GOWA – Perkembangan situasi cuaca yang diprediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dapat berubah dalam sewaktu-waktu. Perkembangannya pun kadang diprediksi berpotensi hujan lebat, angin kencang, cuaca panas serta kondisi lainnya, menuntut peran seluruh stakeholder untuk dapat mengantisipasi kejadian dan hal-hal yang mungkin saja terjadi.

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan pun meminta agar seluruh stakeholder termasuk yang tergabung dalam Tim Search and Rescue (SAR) agar selalu meningkatkan kesiapsiagaan. Termasuk peran pimpinan OPD dan camat agar tetap standby 24 jam.

Hal itu diungkapkan saat memimpin Apel Siaga Personel dan Perlengkapan dalam Rangka Tanggap Bencana Kabupaten Gowa Tahun 2020 yang berlangsung di Lapangan Upacara Kantor Bupati Gowa, Sabtu (11/1/2020).

Baca Juga : Pemkab Gowa dan BSI Hadirkan Rumah Layak Huni Bagi Keluarga Miskin Ekstrem

Pada apel ini dihadiri Wakil Bupati Gowa Abd. Rauf Malaganni dan seluruh pimpinan Forkopimda Pemkab Gowa. Sementara para peserta apel mulai dari TNI, POLRI, BPBD, Satpol PP, Damkar, Dinas Lingkungan Hidup, personil RSUD dan instansi terkait dalam penanganan bencana.

“Setelah apel ini saya minta kesiapan personil dan peralatan SAR semakin ditingkatkan dan segera ditindaklanjuti dengan gladi atau latihan bersama dengan melibatkan seluruh personil dan peralatan yang kita miliki,” katanya.

Dengan intens melakukan latihan akan menambah pengetahuan serta dapat mengevaluasi sejauh mana kemampuan personil dan alat yang dimiliki. Termasuk dapat mengetahui sejauh mana efektifitas koordinasi saat berada di lapangan nantinya. Apalagi Kabupaten Gowa pada 2019 lalu menjadi daerah yang terkena dampak bencana akibat cuaca ekstrem.

Baca Juga : Pemkab Gowa Kolaborasi Lintas Sektor Bedah Ratusan Rumah Keluarga Miskin Ekstrem

“Masih belum hilang dari ingatan kita semua bagaimana kejadian banjir besar dan tanah longsor yang melanda sejumlah daerah di sini. Bahkan di kejadian ini menelan korban puluhan jiwa,” katanya.

Menurut Adnan, dalam penanganan bencana ada lima hal yang perlu diperhatikan. Pertama, melakukan deteksi dini, deteksi aksi serta mencermati setiap perkembangan di lapangan yang mengarah kepada kekuatan personil dan peralatan SAR.

Kedua, petakan kerawanan, situasi dan daerah yang mengarah terjadinya bencana dengan melakukan koordinasi dan saling tukar informasi.

Baca Juga : Perumda AM Tirta Jeneberang Setor Dividen Rp3,49 Miliar ke Pemkab Gowa

“Di wilayah Kabupaten Gowa selain banjir dan longsor juga dapat berpotensi terjadi pohon tumbang yang dapat meresahkan masyarakat di pemukiman hingga pengguna jalan raya. Makanya hal ini harus mendapat perhatian yang serius untuk dapat mengantisipasinya,” ujar dia.

Adnan melanjutkan, hal ketiga yaitu melakukan kerjasama dengan seluruh stakeholders sebagian tim penanggulangan bencana. Mulai dari BPBD, TNI, Polri dan relawan kemanusiaan lainnya.

Keempat, menjaga solidaritas dan sinergitas yang sudah baik ini dengan melakukan pelatihan-pelatihan lanjutan sebagai upaya menambah kesiapsiagaan tim di lapangan. Kelima, membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat dengan selalu waspada terhadap bencana di lingkungan sekitarnya.

Baca Juga : Pemkab Gowa Kebut Finalisasi RTRW untuk Lindungi Lahan Sawah

“Kita juga harus meningkatkan ibadah kita serta selalu berdoa agar terhindar dari bencana yang tidak diinginkan. Selalu berdoa agar perkiraan BMKG yang memprediksi akan terjadi cuaca ekstrem tidak terjadi, baik di wilayah kita maupun wilayah lainnya,” katanya.

Terpisah, Kepala BPBD Kabupaten Gowa Iksan Parawangsa mengatakan, pihaknya bersama Tim Reaksi Cepat telah siap dan selalu siaga secara penuh dalam menghadapi hal-hal dan kondisi yang tidak dapat dihindari.

“Termasuk kelengkapan alat di lapangan kita juga telah kita siapkan. Seperti alat kesehatan dan alat penanganan bencana seperti perahu karet sebanyak 2 buah, perahu lipat sebanyak 2 buah, dan perahu payber sebanyak 3 buah,” katanya.

Baca Juga : Komitmen Tekan Stunting, Bupati Gowa Ajak Lintas Sektor Sosialisasi Cegah Kawin Anak

Begitupun pada kehadiran Posko Siaga Bencana yang telah dibentuk di beberapa titik juga tetap standby dalam memberikan informasi kepada masyarakat.

Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Berita Utama01 Mei 2026 23:23
Tak Sengaja Bertemu di Warkop Jeneponto, Rudianto Lallo Beri Support ke Vonny Ameliani
SULSELSATU.com, JENEPONTO – Ketua KNPI Sulawesi Selatan terpilih, Vonny Ameliani bertemu dengan Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi NasDem, , di K...
Metropolitan01 Mei 2026 20:53
Serikat Buruh Demo di Makassar, Desak Pemerintah Sahkan UU Ketenagakerjaan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan massa yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Nusantara (KSN) menggelar aksi turun ke jalan dalam rangka mem...
Hukum01 Mei 2026 20:50
Geng Motor Diduga Bawa Airsoft Gun Serang Warung Warga di Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sekelompok geng motor menyerang sebuah warung milik warga di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), diduga menggun...
News01 Mei 2026 20:49
PT Vale Perkuat ESG 2025, Investasi Lingkungan Tembus US$43,79 Juta
PT Vale Indonesia Tbk memperkuat implementasi prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) sepanjang 2025 sebagai bagian dari strategi bisnis jan...