Logo Sulselsatu

Ketua KPK Warning Gubernur dan Bupati di Sulsel Soal ‘Bagi-bagi Kue’

Asrul
Asrul

Kamis, 23 Januari 2020 15:58

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengingatkan kepala daerah se-Sulsel, mulai dari Gubernur Sulsel hingga bupati dan walikota se-Sulsel untuk berhati-hati dengan tindak korupsi, suap, dan gratifikasi.

Hal ini disampaikan Firli saat menghadiri acara Penguatan Pencegahan Korupsi untuk Sulawesi Selatan di Ruang Pola Kantor Gubernur, Jalan Urip Sumoharjo Makassar, Kamis (23/01/2020).

“Itu fokus legislatif, ngomong sama gubernur, bupati, kepala daerah, jangan bagi-bagi kue dalam bentuk (proyek kiriman),” kata Firli.

Baca Juga : Kajati Baru Didesak Bongkar Dugaan Penyimpangan Proyek Irigasi P3A di Takalar

Dia mencontohkan apa yang pernah terjadi sebelumnya di Provinsi Jambi. Menurutnya apa yang terjadi di Provinsi Jambi terkait pembagian jatah (kue) hanya akan menghambat pertumbuhan ekonomi. Sebab pembahasan RABPD bisa tertunda.

“Dan jangan juga terjadi seperti Provinsi Jambi, mohon maaf Pak Gubernur, Provinsi Jambi itu, KPK sudah datang ke sana, kayak seperti ini (masalah kesepakatan), omongin tentang pencegahan, jangan ada ketok palu, kalimatnya begitu. Besok pulang kita, setelah kita pulang anggota DPRDnya bilang gini, ‘Pak Gubernur kita nggak ketok palu kalau ini kalau nggak sepakat’. Akhirnya apa yang terjadi, gubernur memerintahkan Kepala Dinas UMKM, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Diknas, apa kata mereka, barusan kemarin diberikan arahan KPK, masa kita sepakat lagi, itu kan kemarin Pak, sekarang KPK sudah pulang. Kacau lagi kita,” kata Firli.

Dari sana, kata dia, kesepakatan untuk memberantas korupsi di daerah tersebut tidak akan terjadi karena tidak ada kesamaan pendapat.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Terseret Laporan Dugaan Korupsi Anggaran 2026 ke KPK

Artinya kesepakatan untuk memberantas korupsi tidak ada, masih bilang kita hadir di sini karena ada kesamaan, satu kesamaan tujuan, 2 kesamaan kepentingan, ketiga kesamaan untuk mencari solusi, nggak ada capaiannya kita.

“Mudah-mudahan ini nggak terjadi di Sulawesi Selatan,” ujar dia.

Olehnya itu, tambah dia, pemerintah daerah khususnya di Provinsi Sulawesi Selatan diharapkan dapat untuk berbenah dan melakukan perbiakan penyelenggaran dan pelayanan pemerintah yang lebih baik lagi ke depannya.

Baca Juga : Bupati Takalar Pastikan Tak Terlibat Korupsi, Siap Bantu KPK Ungkap Fakta

Penulis: Jahir Majid
Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Bisnis09 September 2026 22:49
Penjualan Kendaraan Hybrid Kalla Toyota Naik 137 Persen
Kalla Toyota mencatatkan pertumbuhan penjualan positif sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Salah satu penopang utamanya adalah penjualan kendaraan ...
News09 September 2026 20:15
KKPR Tiga Proyek Terbit, PLN UIP Sulawesi Lanjutkan Pembebasan Lahan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mencatat kemajuan dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan setelah Kesesuaian Kegiatan...
Video09 September 2026 19:53
VIDEO: Sengketa Lahan 33 Hektare di Makassar Kembali Memanas
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sengketa lahan seluas 33 hektare di kawasan Jalan Ujung Bori, Manggala, Makassar, Rabu (9/9/2026). Dua kelompok warga ter...
Metropolitan09 September 2026 18:16
Warga Antre Berjam-jam di SPBU, Polda Sulsel Selidiki Dugaan Mafia BBM
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Antrean panjang terjadi di sejumlah SPBU di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) hingga membuat warga harus menun...