Logo Sulselsatu

Dianggap Meresahkan, Oknum Polisi Tewas Dikeroyok Warga

Asrul
Asrul

Selasa, 04 Februari 2020 20:15

Ilustras. (Int)
Ilustras. (Int)

JAKARTA – Seorang polisi di Kecamatan Seputih Banya, Kabupaten Lampung Tengah, tewas dikeroyok warga pada Senin (3/2/2020) dini hari. Oknum polisi ini dianggap meresahkan warga.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad menjelaskan bahwa korban, Brigpol Ahmad Jahmari merupakan polisi dari wilayah Polres Lampung Timur yang bekerja di bawah unit Sabhara.

“Dia sedang berkunjung atau memasuki wilayah Lampung Tengah. Disana, anghota tersebut melakukan tindakan yang mengganggu ketertiban umum lah bahasanya sambil mengacungkan senjata tajam,” kata Pandra dilansir CNNIndonesia, Selasa (4/2/2020).

Baca Juga : VIDEO: Tidak Terima Mobilnya Disalip, Oknum Polisi Tampar Warga

Saat itu, Pandra menjelaskan bahwa oknum polisi tersebut meresahkan warga yang berada di sekitar lokasi, maupun pengendara. Kendati demikian, Pandra tak merinci jumlah pengeroyok oknum polisi tersebut.

Berdasarkan hasil visum sementara, Pandra menjelaskan bawa Ahmad meninggal usai mendapat hantaman benda tumpul. Dugaan polisi, benda tersebut merupakan batu yang digunakan warga saat mengeroyok.

Terkait dengan perbuatan Ahmad itu, kepolisian mengaku sedang melakukan pendalaman dengan memeriksa cairan tubuh yang diambil dari otopsi ke puslabfor Bareskrim Polri.

Baca Juga : Oknum Polisi Diduga Bekingi Bandar Sabu di Toraja Utara Ditahan Propam

“Sedang didalami oleh Bid Propam, korban menjadi rese itu kenapa,” ujar dia.

“Untuk mengetahui orang ini dalam pengaruh alkohol kah, atau obat-obatan, atau ada gangguan jiwa,” tambah dia.

Hingga kini, penyidikan masih dilakukan oleh Polres Lampung Tengah, Polres Lampung Timur, dan juga Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Lampung.

Baca Juga : Oknum Polisi Asal Polres Gowa Diduga Bikin Onar di Jeneponto

Ia pun masih enggan merinci mengenai penyelidikan yang dilakukan terhadap peristiwa pengeroyokan itu, termasuk pemeriksaan saksi ataupun olah TKP yang dilakukan.

“Itu dulu saja ya (terkait korban meninggal),” pungkas dia.

Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video02 Februari 2026 23:12
VIDEO: Pantai Bali Penuh Sampah, Prabowo Tegur Kepala Daerah
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto menyindir Gubernur Bali I Wayan Koster terkait kondisi pantai di Bali yang kotor oleh sampah. Menurut...
Video02 Februari 2026 21:42
VIDEO: Presiden Prabowo Resmi Buka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto resmi membuka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di SICC, Bogor, Senin (2/2/2026). Rakornas in...
Makassar02 Februari 2026 19:01
Hotel Royal Bay Makassar Hadirkan “Nostalgia Ramadhan” dengan Dekorasi Pos Kamling dan Sepeda Ontel
SULSELSATU.com MAKASSAR – Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H, Hotel Royal Bay Makassar resmi meluncurkan paket buka puasa tahunan bertajuk �...
Pendidikan02 Februari 2026 18:54
Unismuh Makassar Dorong Kerja Sama Internasional Berbasis Program, Gandeng Lima Kampus di Kawasan ASEAN
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menegaskan kerja sama internasional tidak boleh berhenti pada penandatang...