SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sekretaris Komisi C DPRD Makassar Fasruddin Rusli meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar untuk segera melakukan proses tender.
Hal itu perlu dilakukan agar telat, karena bisa merugikan masyarakat. Hingga mendekati akhir triwulan pertama, pemerintah belum juga melakukan tender proyek.
“Itu kami memang minta dari awal tahun sehingga anggaran-anggaran yang besar untuk ditenderkan bisa selesai di akhir tahun,” ujarnya, Sabtu (15/2/2020).
Baca Juga : Legislator DPRD Makassar Sentil GMTD, Fasum-Fasos Baru 7 Klaster Diserahkan ke Pemkot
Acil sapaannya mengkhawatirkan hal ini bisa berakibat keterlambatan pembangunan di Kota Makassar, apalagi hal ini bisa membuat beberapa proyek strategis bisa lewat hingga ke tahun selanjutnya.
“Saya sebagai Sekretaris Komisi C meminta kepada SKPD dan terkhusus walikota untuk memerintahkan kepada SKPD agar membuka lelang,” tuturnya.
Dia memandang beberapa proyek besar seperti pembangunan rumah sakit seyogyanya telah dieksekusi, hal ini karena pengerjaan proyek skala besar bisa memakan waktu yang cukup lama.
Baca Juga : Legislator Makassar Desak GMTD Bangun Instalasi Pengolahan Air, Jangan Bebani PDAM
“Anggaran besar itu tidak mungkin mau kerja enam bulan sampai tujuh bulan, minimal itu sampai sepuluh bulan,” jelasnya.
Secara khusus dirinya meminta utamanya kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar melalui Unit Layanan Pengadaan (ULP) agar segera bertindak.
Paling tidak segera memasukkan dokumen untuk proses tender yang kemudian bisa segera dibuka ke khalayak umum. Tender diharapkan bisa dibuka di akhir bulan Februari ini.
Baca Juga : DPRD Makassar Ungkap Perumahan Milik GMTD Berisi 2 Ribu Hunian Tanpa Rumah Ibadah
Editor: Asrul
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar