SULSELSATU.com, MAKASSAR – Penutupan jalan putar balik oleh Dinas Perhubungan di Jalan Hertasning membuat resah warga perumahan Minasa Upa Kota Makassar dan masyarakat Paopao Kabupaten Gowa.
Keluhan tersebut telah disampaikan ke Komisi D DPRD Sulsel dan telah digelar Rapat Dengar Pendapat bersama pihak-pihak terkait.
“Setelah ada penutupan kami merasa sangat dirugikan, jarak tempuh kami terlalu jauh, setelah penutupan ini terjadi banyak kecelakaan,” kata Rizal salah satu perwakilan masyarakat setempat, Kamis (27/2/2020).
Baca Juga : Naik Penyidikan, Eks Wali Kota Makassar Diperiksa Kejati Sulsel soal Reklamasi Pantai
Rizal beranggapan, seharusnya kebijakan yang diambil oleh pemerintah seharusnya menguntungkan masyarakat, tetapi justru merugikan.
“Kami tidak merasa diuntungkan dengan ini, kebijakan pemerintah itu kan harus pro rakyat,” ujat Rizal.
Tak hanya itu, Rizal mengatakan jika rekayasa lalu lintas yang dilakukan Dishub sama sekali tidak mengurangi kemacetan, justru penumpukan kendaraan di jalan Hertasning semakin parah.
Baca Juga : Anggota TNI AU Dibusur Panah saat Hendak ke CPI Makassar, 7 Pelaku Ditangkap
“Ini tidak mengurangi kemacetan tapi mengalihkan kemacetan. Jangan memancing kami masyarakat untuk membongkar sendiri kalau keluhan kami tidak di dengar,” tuturnya.
Ketua Komisi D DPRD Sulsel Jhon Rende Mangontan berjanji akan memediasi dan berusaha menyelesaikan keluhan tersebut.
“Kita usahakan dalam waktu dekat ini atau minggu ini sudah ada solusi untuk masyarakat,” ujar politisi Partai Golkar ini.
Baca Juga : Payabo Recycle Sulap Limbah Plastik Jadi Bingkai Kacamata di Makassar
Editor: Asrul
Cek berita dan artikel yang lain di Google News






Komentar