Logo Sulselsatu

Lirik Smart City Makassar, JASCA Boyong 50 Pengusaha Jepang

Asrul
Asrul

Kamis, 27 Februari 2020 18:57

Iqbal Suhaeb. (ist)
Iqbal Suhaeb. (ist)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemkot Makassar bekerjasama dengan Japan Association fot Smart Cities (JASCA) menghadirkan 51 pengusaha dari Negeri Sakura dalam konfrensi yang digelar di Hotel Aston, Kamis (27/2/2020).

Kepala Diskominfo Kota Makassar Ismail Hajiali mengatakan, ada sekitar 50 delegasi pengusaha dari Jepang yang hadir dalam konferensi tersebut. Mereka membahas peluang kerja sama dan investasi di Makassar.

“Yang hadir ini ada kurang lebih 51 delegasi, yang sudah tiba kemarin di Makassar. Itu dari Jepang,” kata Ismail.

Baca Juga : Danny Pomanto Berhasil Buat Makassar Diakui Dunia, Masuk Daftar Smart City Indeks 2024

Pertemuan ini merupakan yang pertama di Kota Makassar dan bakal berlangsung selama dua hari. “Hari ini full konferensi, besok ada kunjungan ke beberapa lokasi yang jadi target dari JASCA,” katanya.

Adapun lokasi yang bakal dikunjungi dari pihak Jepang antara lain, Dinas Perhubungan mengenai sistem pengendalian trasnportasi di Makassar. Selain itu, mereka juga akan mengunjungi War Room sebagai central integrasi smart city di Makassar. Begitu pun dengan Bank Sampah yang ada di Toddopuli.

“Termasuk layanan home care yang akan dikunjungi itu Puskemas Kassi-Kassi,” lanjutnya.

Baca Juga : Pemkot Makassar Tuai Pujian Atas Penerapan Smart Governance

Dengan adanya konferensi tersebut, Kota Makassar memiliki peluang kerja sama dengan Jepang dari aspek teknologi. Begitupun dengan aspek pembiayaan dan pendanaan.

“Kita tahu pihak Jepang itu sudah mapan dari segi pendanaan. Negara maju lah,” kata dia.

Ia pun berharap hasil konferensi tersebut bisa lebih meningkatkan dan mewujudkan smart city Kota Makassar yang lebih handal lagi.

Baca Juga : PINS Bersama CHT INFINITY Group Tawarkan Solusi Smart City Bagi Ibu Kota Negara Nusantara

Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb mengatakan, dengan banyaknya perusahaan Jepang yang masuk berarti Makassar memiliki potensi.

“Sekiranya mereka dapat berinvestasi di Makassar,” kata dia.

Melihat permasalahan yang ada di Kota Makassar, Iqbal mengatakan pihak pengusaha Jepang bisa berinvestasi di bidang lingkungan, tranportasi, dan sebagainya.

Baca Juga : Pemkot Makassar Optimis Raih Hasil Positif dalam Survei Dampak Smart City Kementerian Kominfo

Pada kesempatan itu juga, Iqbal mengatakan pemerintah Kota Makassar juga bakal belajar soal penanganan bencana dari Jepang.

Penulis: Resti Setiawati
Editor: Hendra Wijaya

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News18 September 2026 16:45
Pegadaian Kanwil Sulselbarra Maluku Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Barista di Makassar
PT Pegadaian Kanwil VI SulSelBarRa Maluku mendorong peningkatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui Program Pemberdayaan ...
Pendidikan18 September 2026 16:11
Field Trip Science Athirah Ajak 133 Siswa Tanam Mangrove di Puntondo
Sebanyak 133 siswa SMP Islam Athirah Makassar belajar menjaga kelestarian lingkungan melalui kegiatan penanaman mangrove di Pusat Pendidikan Lingkunga...
News18 September 2026 15:15
PLN Sosialisasikan Kompensasi Lahan SUTT 150 kV ACN–Bungku di Morowali
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara terus melakukan sosialisasi dan musyawarah bers...
News18 September 2026 14:32
Trafik Penumpang Pelindo Regional 4 Naik 12,9 Persen hingga Agustus, Capai 6,02 Juta Orang
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat pertumbuhan pada sejumlah indikator operasional selama Januari hingga Agustus 2026....