Logo Sulselsatu

Tim Penanganan Konflik Sosial Pemkab Sinjai Gelar Rakor

Asrul
Asrul

Kamis, 12 Maret 2020 13:59

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, SINJAI – Pemerintah Kabupaten Sinjai melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) melaksanakan rapat kordinasi (Rakor) penanganan konflik sosial yang digelar di ruang rapat Gedung B Kantor Bupati Sinjai, Kamis (12/3/2020).

Rapar tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai Akbar Mukmin yang dihadiri oleh Plt Kepala Badan Kesbangpol Andi Jefrianto Asapa, Kapolres Sinjai AKBP Iwan Irmawan, Dandim 1424 Sinjai, pihak Kejaksaan Negeri Sinjai, BIN, Intelkam Polres Sinjai, camat, lurah dan kepala desa serta instansi terkait lainnya.

Andi Jefri mengatakan bahwa rapat kordinasi tim penanganan konflik sosial ini setiap tahun diperbaharui, kali ini dalam rapat perdana membahas akan langkah-langkah deteksi dini terkait potensi-potensi konflik yang bisa terjadi di Kabupaten Sinjai.

Baca Juga : Terang yang Dinanti, Perjuangan Ismail Bachtiar Menjawab Aspirasi dari Pegunungan Sinjai

Dalam rapat ini ada beberapa indikasi-indikasi potensi konflik yang harus diantisipasi oleh para camat, lurah, kepala desa serta OPD terkait. Harapan kita, dengan dilakukannya deteksi dini seperti ini tidak akan berkembang dan tidak sampai terjadi komflik yang besar. Khususnya untuk masyarakar kabupaten sinjai, setia potensi komflik yang bisa muncul ditengah masyarakat kita berharap informasinya lebih cepat disampaikan.

“Kita berharap jangan sampai pada saat konflik tersebut terjadi baru dilaporkan, tetapi informasinya harus lebih cepat dilaporkan maka kita akan melakukan pencegahan lebih dini, sehingga kalau pun terjadi konflik kita bisa meminimalisir konflik tersebut ke daerah lain,” ungkapnya.

Andi Jefri berharap, mudah-mudahan tim penanganan komflik sosial ini mampu bekerja maksimal, kemudian ada rencana aksi tindaklanjut yang akan dilakukan, setelah itu setiap 3 bulan akan dilakukan rapat kordinasi dalam rangka evaluasi terkait tindaklanjut yang dilakukan.

Baca Juga : Hamka Gani Ajak Warga Kampala Bersatu Majukan Desa

“Alhamdulillah dari beberapa konflik yang pernah terjadi, seperti penutupan jalan di Sinjai Borong yang akhirnya setelah tim penanganan konflik turun dalam waktu singkat masalah tersebut terselesaikan, dan di Sinjai Barat yang mana konflik ini berlarut-larut tidak selesai dan kita bahas di tingkat kabupaten dan alhamdulillah pertikaian dua belah pihak keluarga tersebut terselesaikan. Inilah hasil kerja tim penanganan konflik Sinjai selama ini,” ungkapnya.

Andi Jefri menambahkan, yang tergabung dalam tim penanganan konflik di Kabupaten Sinjai, yakni Polres, TNI, Kejaksaan, BIN, unsur OPD terkaik seperti Dinas Sosial, BPBD, Kesbangpol, Disdik Bagian Pemerintahan dan secara keseluruhan hampir semua OPD masuk dalam tim serta semua camat, Kapolsek dan Koramil.

Penulis: Andi Irfan Arjuna
Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News18 September 2026 16:45
Pegadaian Kanwil Sulselbarra Maluku Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Barista di Makassar
PT Pegadaian Kanwil VI SulSelBarRa Maluku mendorong peningkatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui Program Pemberdayaan ...
Pendidikan18 September 2026 16:11
Field Trip Science Athirah Ajak 133 Siswa Tanam Mangrove di Puntondo
Sebanyak 133 siswa SMP Islam Athirah Makassar belajar menjaga kelestarian lingkungan melalui kegiatan penanaman mangrove di Pusat Pendidikan Lingkunga...
News18 September 2026 15:15
PLN Sosialisasikan Kompensasi Lahan SUTT 150 kV ACN–Bungku di Morowali
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara terus melakukan sosialisasi dan musyawarah bers...
News18 September 2026 14:32
Trafik Penumpang Pelindo Regional 4 Naik 12,9 Persen hingga Agustus, Capai 6,02 Juta Orang
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat pertumbuhan pada sejumlah indikator operasional selama Januari hingga Agustus 2026....