Logo Sulselsatu

Gegara Corona Pemkab Gowa Larang Tamu Asing Ikuti Kegiatan Ijtima Dunia

Asrul
Asrul

Kamis, 12 Maret 2020 15:20

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, GOWA – Maraknya wabah Virus Covid 19 (Corona) yang telah masuk di Indonesia membuat Pemkab Gowa mulai bersiap dan waspada.

Salah satu kegiatan yang melibatkan tamu dari luar negeri yakni Ijtima Dunia 2020 Zona Asia yang diadakan oleh jamaah tabligh tidak diberikan rekomendasi penyelenggaraan acara.

Rencananya kegiatan akan digelar di Desa Nirannuang, Kecamatan Bontomarannu, Jumat hingga Minggu (20-22/3) mendatang yang diperkirakan akan dihadiri dari sekitar 48 negara wilayah Asia.

Baca Juga : VIDEO: Polisi Gadungan Ditangkap di Gowa Usai Peras Warga

Hal ini dijelaskan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Muchlis saat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pemerintah Kecamatan Bontomarannu, pemerintah desa, aparat kepolisian, TNI, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gowa Adliah, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gowa, KH Abubakar Paka, Badan Kesbangpol Kabupaten Gowa dan panitia pelaksana kegiatan di Ruang Rapat Sekda Gowa, Kamis (12/3/2020).

Menurut Muchlis hal ini dilakukan sebagai upaya Pemkab Gowa untuk mencegah penularan Virus Corona (Covid-19) mengingat kegiatan tersebut dikabarkan akan melibatkan 48 negara.

“Kita sampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Gowa mempermaklumkan untuk tidak melaksanakan kegiatan tersebut dengan mengundang tamu dari luar negeri,” jelasnya.

Baca Juga : VIDEO: Kecelakaan di Jembatan Kembar Gowa, Mobil dan Pembatas Jembatan Rusak

Lanjut Sekda Gowa, hal ini juga sudah sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat dalam memberlakukan protokol penanggulangan Covid-19 atau Corona Virus.

“Kita sangat memaklumi adanya pembatasan warga dari luar negeri dan aksesnya dibuat sedemikian rupa untuk memproteksi daerah ini agar tidak terpapar Corona-19,” ungkapnya.

Walaupun demikian, Muchlis mengungkapkan kegiatan tersebut bisa dilaksanakan. Hanya saja, ia menginginkan agar kegiatan ini tidak melibatkan tamu dari negara luar. Ia pun menyarankan agar nama kegiatan tersebut diubah dan hanya dilaksanakan tingkat lokal.

Baca Juga : Uniknya Wisuda TK Al Husna Gowa, Digelar Sambil Berkebun

“Kalau kegiatannya hanya diikuti peserta lokal saya kira tidak masalah. Boleh dilaksanakan bahkan sesuai dengan anjuran dari kebijakan pusat menghidupkan perekonomian,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gowa, Adliah mengaku mendukung keputusan yang diambil oleh Pemerintah Kabupaten Gowa.

“Kami mendukung keputusan Pemkab Gowa untuk tidak memberikan izin kegiatan ini,” pungkasnya.

Baca Juga : Pedagang Pasar Sungguminasa Ungkap Harga Cabai Rawit Sudah Turun

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum01 Oktober 2026 20:53
PB HIPERMATA Tantang Kapolres Takalar Usut Tuntas Kasus Dugaan Penipuan
SULSELSATU.com, TAKALAR — Ketua Bidang PPD PB HIPERMATA, Syarif, mendesak sekaligus menantang Kapolres Takalar dan Kasat Reskrim Polres Takalar untu...
Makassar01 Oktober 2026 19:24
PDAM Makassar dan Brimob Polda Sulsel Perkuat Sinergi Dukungan Air Bersih untuk Masyarakat
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar Andi Syahrum bersama Plt Direktur Keuangan Perumda Air Minum Kota ...
Makassar01 Oktober 2026 16:12
Makassar Leadership Summit 2026 Fokus Bahas AI, Transformasi dan Sustainability
Perkembangan kecerdasan buatan (AI), transformasi organisasi, dan sustainability menjadi tiga isu utama dalam Makassar Leadership Summit (MLS) 2026....
News01 Oktober 2026 15:15
Respons Cepat Gempa NTT, PT Vale Terima Penghargaan Kementerian ESDM
PT Vale Indonesia Tbk menerima penghargaan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) atas kontribusinya dalam aksi kemanusiaan bersama Ti...