Logo Sulselsatu

Tajir Melintir, Putra Raja Salman Bakal Beli Newcastle United Rp5,8 Triliun

Asrul
Asrul

Senin, 20 April 2020 11:14

Pangeran Mohammad bin Salman (Instagram @special_royal)
Pangeran Mohammad bin Salman (Instagram @special_royal)

JAKARTA – Putra mahkota Kerajaan Arab Saudi, Mohammed Bin Salman bakal membeli klub sepakbola Newcastl United. Kabarnya, klub yang saat ini berjibaku di kasta kedua Liga Inggris itu dibanderol 300 juta poundsterling atau Rp5,8 triliun.

Dilansir dari Mirror, tinggal sedikit lagi saham mayoritas The Magpies bakal berpindah tangan ke Pangeran Arab Saudi itu.

Meski demikian pembelian sebesar 80 persen saham Newcastle itu nantinya atas nama konglomerat sekaligus Kepala Pendanaan Investasi Publik Arab Saudi, Yasir Al-Rumayyan, yang memimpin konsorsium. Dalam beberapa hari ke depan Newcastle akan menjual saham mayoritas tersebut kepada konsorsium.

Al-Rumayyan yang juga nantinya bakal ditunjuk sebagai Presiden Newcastle. Dia akan menjalani uji kepatutan dan kelaikan untuk menjalankan roda bisnis klub.

Dia akan bergabung bersama pemilik saham lainnya yakni Amanda Staveley dan Jamie Reuben yang masing-masing memiliki 10 persen saham di klub The Magpies.

Al-Rumayyan masih tercatat sebagai Direktur Utama perusahaan minyak terbesar di dunia, Aramco. Dia disebut-sebut sebagai orang kepercayaan Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed Bin Salman.

Masih dilansir dari Mirror, klub tersebut nantinya akan mendapat gelontoran dana segar sebesar 200 juta poundsterling (Rp3,8 triliun) untuk belanja pemain dan perbaikan klub.

Dana segar itu juga nantinya akan digunakan untuk pembangunan pusat latihan klub, akademi, dan perbaikan lainnya untuk mendongkrak pemasukan klub.

Investasi besar dari Arab Saudi itu diharapkan para fan mampu mendongkrak klub memiliki nama besar di Eropa. Newcastle sendiri saat ini hanya mendapatkan pemasukan sebesar 179 juta poundsterling (Rp3,4 miliar) musim lalu.

Apabila pembelian klub berjalan mulus, maka berakhir pula 13 tahun kepemilikan Newcastle dari tangan Mike Ashley. Saat ini The Magpies mengalami kesulitan finansial untuk membayar gaji para pemain dan karyawannya di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

Penghentian kompetisi Liga Inggris karena pandemi covid-19 membuat klub tidak mendapatkan pemasukan.

Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar05 November 2026 10:10
MTQ Makassar Buka Audisi se-Sulsel, Hadiah Capai Rp1,4 Miliar
Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kota Makassar 2026 telah menarik lebih dari 1.200 pendaftar hingga awal November. Jumlah tersebut hampir dua k...
Ekonomi05 November 2026 10:06
OJK Ajak Warga Sulsel Manfaatkan Produk Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengajak masyarakat Sulawesi Selatan meningkatkan pemahaman dan pemanfaatan produk keuangan syariah dalam kehidupan sehar...
Nasional05 November 2026 06:58
Ditjen Minerba Apresiasi Kontribusi PNBP Vale Indonesia
PT Vale Indonesia Tbk menerima apresiasi dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ES...
Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...