Logo Sulselsatu

Tangani Covid-19, Anggaran DPRD Sulsel Dipangkas 40 Miliar

Asrul
Asrul

Kamis, 30 April 2020 17:50

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggaran dewan yang dikelola sekretariat dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Provinsi Sulaweai Selatan dipangkas sedikitnya Rp40 miliar lebih untuk penanganan Covid-19 di Sulsel.

Anggaran yang dipangkas Rp13 miliar diantaranya berasal dari anggaran untuk perjalanan dinas luar dan dalam daerah termasuk anggaran makan minum.

“Ini untuk memenuhi harapan berdasarkan surat keputusan bersama (SKB) dua menteri yakni Mendagri dan Menteri Keuangan,” ujar Wakil ketua DPRD Sulsel Ni’matullah Erbe, Kamis (30/4/2020).

Baca Juga : Andi Tenri Indah Desak Kepastian Gaji ASN Dinsos Sulsel hingga Akhir Tahun

Munurut Ulla panggilan akrab Ni’matullah Erbe kemarin dewan baru saja menggelar rapat anggaran bersama TAPD menyusun platform anggaran untuk Rp250 miliar dalam waktu dua bulan, jika berlanjut akan ditambah anggaran sebesar Rp250 miliar.

“Dewan juga sudah meminta Pemprov untuk menyusun dan menyerahkan proposal supaya kita bisa dapat angka 500,” jelasnya.

Ulla menjelaskan bahwa, telah dilakukan
rasionalisasi pada belanja tidak langsung maupun belanja langsung. Belanja tidak langsung berasal dari belanja pegawai, hibah dan bantuan keuangan.

Baca Juga : Komisi D DPRD Sulsel Soroti Pembangunan Koperasi Merah Putih di Lahan Terminal Pinrang

“Belanja pegawai yang dipangkas sebesar 50,13 persen serta belanja barang sebesar 50,21 persen. Adapun belanja modal sebesar 43,92 persen,” ungkap Ketua DPD Demokrat Sulsel itu.

Ulla menambahkan bila kebutuhan anggaran diprioritaskan pada tiga hal yakni
Pertama, untuk penangan kebutuhan kesehatan dan keselamatan masyarakat sebesar Rp291.745 miliar sudah cair sebahagian.

Kedua, untuk jaring pengaman sosial sebesar Rp24.800 miliar juga sudah cair sebahagian. Ketiga, untuk penanganan dampak ekonomi sebesar Rp183 miliar lebih belum cair.

Baca Juga : Komisi A DPRD Sulsel Bakal Konsultasi ke BKN, Soroti Guru PPPK, Banyaknya Plt hingga TPP ASN

“Untuk jaring pengaman sosial anggarannya tak banyak karena pemprov Sulsel hanya sebagai supporting atau stimulus saja, tapi yang utama dari Pemkot dan Pemkab,” tutup Ulla.

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Politik23 September 2026 15:27
Isu Appi Pindah Partai Menguat, Demokrat Sulsel Pilih Tunggu Sikap Resmi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Partai Demokrat Sulawesi Selatan mulai membuka ruang bagi Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi di tengah m...
OPD23 September 2026 15:22
Andi Tenri Indah Desak Kepastian Gaji ASN Dinsos Sulsel hingga Akhir Tahun
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Persoalan kecukupan anggaran untuk pembayaran gaji aparatur sipil negara (ASN) di Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Sela...
Makassar23 September 2026 15:04
Terima Purnabakti, Andi Syahrum Buka Ruang Kolaborasi untuk Perkuat PDAM Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, menerima kunjungan perwakilan purnabakti PDAM Makassar ...
Metropolitan23 September 2026 14:05
Munafri Serukan Zero Bullying di Sekolah, Guru dan Orang Tua Diminta Aktif Sejak Dini
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, menegaskan komitmennya menerapkan kebijakan Zero Bullying atau tida...