Logo Sulselsatu

Imbas Covid-19, 3.022 UMKM di Sulsel Berhenti Produksi

Asrul
Asrul

Jumat, 01 Mei 2020 12:25

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sulsel Malik Faisal. (ist)
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sulsel Malik Faisal. (ist)

SULSELSATU.com, MAKASSARUMKM Sulsel" href="https://www.sulselsatu.com/topik/dinas-koperasi-dan-umkm-sulsel">Dinas Koperasi dan UMKM Sulsel mencatat hingga hari ini, Jumat (1/5/2020), sudah ada 3.022 pelaku UMKM yang berhenti produksi akibat tekanan ekonomi yang ditumbulkan pandemik coronavirus disease (Covid-19).

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Pemprov Sulsel Malik Faisal mengaku, data ini masih bergulir. Sejumlah UMKM melaporkan mereka kesulitan karena terjadi penurunan penjualan, kesulitan permodalan, distribusi yang terhambat ataupun kesulitan bahan baku.

“Hingga saat ini ada 3.022 yang terpaksa berhenti (produksi) karena Covid-19. Semua sektor ada, lebih banyak ke kuliner, konveksi dan perbengkelan,” kata Malik, Jumat (1/5/2020).

Baca Juga : Dibina Rewako, Raja Madu Sulawesi Kini Tembus Pasar Global

Malik mengaku, UMKM di kondisi begini memang tak bisa berbuat banyak. Mereka harus mengikuti anjuran pemerintah untuk menutup usahanya terlebih dahulu.
Pihaknya pun mengusulkan ke Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian (Bappelitbangda) agar ada stimulus dari pemprov.

“Tapi sejauh ini belum ada stimulus. Pemprov masih fokus ke penanganan dampak kesehatan. Belum ke (dampak) perekonomian,” tambahnya.

Menurutnya, berapapun yang dianggarkan pemerintah saat ini pasti tidak akan cukup untuk menyelesaikan masalah perekonomian secara keseluruhan. Tapi setidaknya ada hal yang bisa dilakukan untuk meminimalisir UMKM yang mulai ngos-ngosan agar mereka selalu siap untuk menjalankan kembali usahanya.

Baca Juga : Kalla Institute dan Politeknik Indonesia Dampingi Industri Kue Tradisional Gowa Go Digital

“Terkait anggaran yang dialokasikan untuk penanganan dampak ekonomi ini juga masih dibahas oleh TAPD dan Banggar. Sesuai refocusing anggaran, ini wilayahnya TAPD. Semoga ada disisihkan untuk UMKM,” harapnya.

Pihaknya saat ini hanya bisa memfasilitasi UMKM dengan beberapa program tanpa menggunakan APBD sama sekali. Seperti menggelar pelatihan on line continuity kepada pelaku UKM yang terdampak agar mereka bisa terus melakukan usaha saat pandemik ini, dan juga pelatihan mempersiapkan UKM yang bisa bangkit pasca pandemik. Ada pendamping KUMKM dari Pemprov yang memfasilitasi.

“Sementara untuk sektor kuliner kami mempertemukan off taker dengan memfasilitasi dagang online lewat grup-grup di media sosial seperti WhatsApp. Saat ini ada beberapa UMKM yang tergabung dalam bazar Ramadan dan keuntungannya cukup bagus,” tambahnya.

Baca Juga : OJK Perkuat TPAKD, Dorong Pembiayaan Komoditas Kakao di Sulsel

Malik juga menambahkan sejumlah UMKM di sektor konveksi difasilitasi untuk membuat APD (Hazmat) dengan lembaga/organisasi sosial yang membutuhkan APD. Nantinya, disumbangkan ke Rumah Sakit yang menangani pasien Covid 19. “Sejumlah RS juga sudah melakukan transaksi. Ini jauh lebih terhormat dari pada mereka menunggu bantuan yang belum pasti mereka dapatkan,” jelasnya.

Malik pun mengimbau kepada seluruh kabupaten kota agar melakukan Gerakan Belanja ke Warung Tetangga dan Produk KUMKM oleh masyarakat dan ASN se Sulawesi Selatan. Tujuannya agar aktifitas ekonomi di tengah-tengah masyarakat tetap berjalan dan para pelaku UKM juga tetap bisa mendapatkan penghasilan untuk biaya hidup sehari-hari.

Penulis: Jahir Majid
Editor: Hendra Wijaya

Baca Juga : KKI 2026 Catat Transaksi Rp144,2 Miliar, UMKM Sulsel Tembus Pasar Global

 

Baca Juga : KKI 2026 Catat Transaksi Rp144,2 Miliar, UMKM Sulsel Tembus Pasar Global

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum21 September 2026 17:57
Jaksa Tunggu Audit BPKP Sebelum Tetapkan Tersangka Kasus Perpustakaan Digital Rp13 Miliar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kejaksaan tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel) masih menunggu hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangu...
Makassar21 September 2026 17:48
Bertemu Kepala BPS RI, Wali Kota Makassar Bahas Peluang Pendidikan Afirmasi Penguatan Statistik
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, memperkuat kolaborasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk meni...
Pendidikan21 September 2026 17:11
Asmo Sulsel Perluas Edukasi Safety Riding ke SMKN 1 Bone
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) memperluas edukasi keselamatan berkendara kepada generasi muda melalui kegiatan safety riding di SMKN 1 Bon...
Metropolitan21 September 2026 16:33
464 Kepala Sekolah Ikuti Asesmen, Appi Tekankan Pendidikan Karakter dan Budaya Lokal
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, menekankan pentingnya dunia pendidikan beradaptasi dengan perkemban...