Logo Sulselsatu

Legislator Gerindra Makassar Mau PSBB Dihentikan Saja

Asrul
Asrul

Sabtu, 02 Mei 2020 18:20

DPRD Makassar/INT
DPRD Makassar/INT

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota DPRD Makassar Fraksi Gerindra Kasrudi menilai kebijakan Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Makassar tidak berhasil menekan laju penyebaran Covid-19.

“Setelah nanti genap 14 hari atau ditanggal 7 Mei nanti, dimana berakhirnya penerapan PSBB, menurut saya kita setop (dihentikan. red) dulu kebijakan ini,” kata Anggota DPRD Makassar, Kasrudi, Sabtu (2/5/2020).

Pemberhentian PSBB, menurut Kasrudi, mengingat Pemerintah Kota Makassar belum siap di segala lini untuk menjawab dampak yang ditimbulkan, sehingga tidak memungkinkan kebijakan tersebut dilanjutkan.

Baca Juga : RDP Tuntas, Komisi D DPRD Makassar Rekomendasikan Penutupan RSIA Paramount

“Jadi kita setop dulu, lalu pemerintah mengevaluasi dan memperbaiki sistem serta mekanisme pelaksanaannya untuk kemudian dilanjutkan,” katanya.

Evaluasi tersebut berangkat dari masih tingginya mobilitas warga Kota Makassar, meski sudah diimbau untuk tetap berada di dalam rumah. Hal ini karena kebutuhan dasar mereka yang belum dipenuhi pemerintah.

“Yah mau tidak mau mereka keluar rumah mencari sesuap nasi, karena menanti sembako tapi tidak kunjung keluar,” ujar Anggota Komisi A ini.

Baca Juga : Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi

Kasrudi menganggap Pemkot sangat lamban mendistribusikan bantuan ke warga yang terdampak. Tidak hanya itu, kelambanan penanganan juga dinilai dari penambahan jumlah pasien positif yang kini mencapai lebih dari 300 orang, demikian pula pasien suspect corona baik yang dinyatakan dalam pengawasan atau pemantauan.

“Jalan-jalan masih ramai, selain itu karena memang sejumlah sektor usaha masih dibolehkan untuk beroperasi selama PSBB,” ungkapnya.

Maka menurutnya, perlu ada penindakan yang lebih tegas, pengecekan status warga yang masih berkeliaran di jalan ataupun di angkot, dan transportasi umum lainnya. Selain itu ia juga meminta Pemkot membuka data ODP dan PDP untuk diserahkan ke setiap RT/RW setempat agar diawasi.

Baca Juga : Legislator PDIP Makassar Desak RSIA Paramount Ditutup, Soroti Dugaan Kelalaian

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan20 September 2026 14:37
Dua Tim SMP Islam Athirah Makassar Wakili Sulsel di OPSI 2026
Dunia riset pelajar Sulawesi Selatan kembali menempatkan SMP Islam Athirah Makassar di panggung nasional....
News20 September 2026 13:57
Better Together, Closer Hearts, Brighter Tomorrow Jadi Tema HUT KALLA ke-74
KALLA memasuki usia ke-74 tahun dengan mengusung tema “Better Together, Closer Hearts, Brighter Tomorrow”....
News20 September 2026 11:28
PLN dan Lima Kantor Pertanahan BPN Tinjau Tapak SUTET 275 kV Palopo-Bakaru
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi bersama lima Kantor Pertanahan Badan Pertanahan Nasional (BPN) melakukan peninjauan lapangan un...
Ekonomi19 September 2026 20:06
OJK Siapkan Aturan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Mulai 2027
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan dua Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) yang menjadi dasar pengaturan dan pengawasan Bursa Mineral dan Ko...