Logo Sulselsatu

RPH Makassar Berbenah, Pemkot Siapkan Kawasan Pasar Ternak Modern

Asrul
Asrul

Selasa, 02 Juni 2020 10:50

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kondisi Rumah Potong Hewan (RPH) di Makassar yang beberapa hari lalu dikunjungi Penjabat Wali Kota Makassar Prof Yusran Yusuf mendapat respon dari seluruh pihak.

Rencananya pemerintah pusat, pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan pemerintah Kota Makassar akan bersatu padu dalam menghadirkan sebuah kawasan pasar ternak modern berintegrasi.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Makassar Abd Rahman Bando yang ditemui saat melakukan audience di rumah jabatan Wali Kota Makassar, membenarkan hal tersebut.

Baca Juga : Payabo Recycle Sulap Limbah Plastik Jadi Bingkai Kacamata di Makassar

Dia mengaku saat ini telah memiliki desain dan telah menyodorkan rancangannya kepada pejabat berwenang. Jumlah pendanaan yang rencananya akan dikucurkan juga sudah disiapkan.

“Saat ini denah dan skemanya sudah siap. RPH akan kita ubah menjadi kawasan yang berintegrasi. Bukan hanya sekedar rumah potong hewan saja, melainkan ada beberapa fasilitas di dalamnya sehingga ke depannya akan menjadi poin lebih di Makassar dan di harapkan menjadi alternatif destinasi warga,” ungkapnya.

Disinggung soal besaran anggaran yang dibutuhkan dalam peremajaan tersebut, Rahman Bando dengan tegas menjabarkan nominalnya termasuk luas area yang nantinya akan menjadi sentra daging di Kota Makassar.

Baca Juga : MHM 2026 Terapkan Sweeping Sampah Usai Pelari Melintas

“Dalam mewujudkan kawasan berintegrasi ini, luas lahan yang dibutuhkan itu sekitar 10-15 ha, tahun ini Pemkot Makassar diminta untuk melakukan penambahan luas lahan sekitar 2-3 ha. Mengenai dananya sendiri, pemerintah pusat menyiapkan anggaran Rp3,5 miliar yang akan digunakan untuk pengadaan peralatan dan dari Pemprov sendiri sebesar Rp10 miliar untuk pembangunan gedung utama,” ungkapnya.

Dengan menjadikan RPH berstandar internasional, diharapkan RPH Makassar sudah dapat menghasilkan kualitas daging yang aman, sehat, dan layak konsumsi. Selain itu tentu dapat berinovasi dalam pembuatan kerajinan dari kulit hewan.

Rencananya, kawasan pasar hewan modern terintegrasi ini juga akan menghadirkan pasar hewan, tempat pengolahan limbah organik menjadi pupuk organik, industri pengolahan daging, industri pengolahan biogas, dan rumah sakit hewan.

Baca Juga : VIDEO: Pikap Diduga Ngebut Tabrak Toyota Agya di Pettarani Makassar, Dua Kendaraan Ringsek

Penulis: Resti Setiawati

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi19 September 2026 20:06
OJK Siapkan Aturan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Mulai 2027
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan dua Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) yang menjadi dasar pengaturan dan pengawasan Bursa Mineral dan Ko...
Makassar19 September 2026 16:59
Haka Auto Ajak Komunitas Makassar Uji Efisiensi BYD M6 DM dan Teknologi V2L
PT Bumi Hijau Motor (Haka Auto) mengajak komunitas otomotif di Makassar merasakan langsung teknologi kendaraan elektrifikasi BYD melalui rangkaian keg...
Olahraga19 September 2026 16:35
Honda DBL 2026 Resmi Bergulir, Asmo Sulsel Siapkan Games dan Promo
Kompetisi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Sulawesi resmi bergulir setelah Opening Party digelar di GOR UMI Makassar, Jumat (18/9/2026)....
News19 September 2026 13:49
Pelindo Dorong Transformasi Green Port, Luncurkan OPS di Tanjung Priok
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo meluncurkan layanan Onshore Power Supply (OPS) di Dermaga Serbaguna Nusantara, Terminal PNP Dermaga 004,...