Logo Sulselsatu

Tak Kunjung Cair, Insentif Tenaga Medis Corona di Makassar Tunggu Verifikasi Dinkes

Asrul
Asrul

Kamis, 04 Juni 2020 10:20

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar sampai saat ini belum mencairkan insentif tenaga medis yang menangani pasien virus Corona atau Covid-19 di Makassar

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar, Naisyah Tun Azikin mengaku lambatnya pencairan insentif lantaran, pihaknya tengah melakukan verifikasi data.

“Ini sementara verifikasi,” singkat Naisyah.

Baca Juga : VIDEO: Pikap Diduga Ngebut Tabrak Toyota Agya di Pettarani Makassar, Dua Kendaraan Ringsek

Kata Naisyah, para tenaga medis tak semua mendapatkan nilai insentif yang sama. Ini kembali tergantung di daerah mana mereka merawat pasien Corona.

Ia pun memberikan contoh. Misalnya, dokter umum yang sejatinya harus mendapat Rp10 juta tiap bulannya.

Akan tetapi nilai insentifnya harus berubah lantaran fasilitas kesehatan dimana ia merawat pasien Corona berada pada zona hijau. Dimana wilayah tersebut belum banyak ditemukan pasien Corona baik ODP, PDP atau positif.

Baca Juga : AUHM Makassar Kembali Aktif, Tasbih Mursalin Diangkat Jadi Ketua Baru

Lain halnya, jika tenaga medis tersebut merawat pasien di zona merah. Maka dipastikan, mereka mendapatkan insentif sesuai rekomendasi pemerintah pusat.

“Tapi katanya akan diatur lagi yang mana masuk zona merah, zona hijau, zona kuning. misalnya orang yang berhubungan langsung dengan pasien kan beda. Walaupun saya dokter umum tapi, tugas saya bukan berhubungan langsung dengan pasien Covid, saya di poliklinik yang lain, mungkin ada beda, ada persen-persen lain perhitungannya,” ujarnya.

Untuk diketahui, pemerintah pusat melalui Kementrian Keuangan (Kemenkeu) RI telah mengucurkan dana sebesar Rp3,7 triliun. Dimana dana tersebut digunakan untuk pemberian insentif bagi 99.660 tenaga medis.

Baca Juga : Makassar Siaga Cuaca Buruk

Adapun rinciannya, dokter spesialis akan mendapatkan insentif sebesar Rp15 juta, dokter umum dan gigi Rp10 juta. Sementara itu, bidan dan perawat Rp7,5 juta, kemudian tenaga medis lainnya ialah Rp5 juta.

Penulis: Resti Setiawati

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Berita Utama01 Mei 2026 23:23
Tak Sengaja Bertemu di Warkop Jeneponto, Rudianto Lallo Beri Support ke Vonny Ameliani
SULSELSATU.com, JENEPONTO – Ketua KNPI Sulawesi Selatan terpilih, Vonny Ameliani bertemu dengan Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi NasDem, , di K...
Metropolitan01 Mei 2026 20:53
Serikat Buruh Demo di Makassar, Desak Pemerintah Sahkan UU Ketenagakerjaan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan massa yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Nusantara (KSN) menggelar aksi turun ke jalan dalam rangka mem...
Hukum01 Mei 2026 20:50
Geng Motor Diduga Bawa Airsoft Gun Serang Warung Warga di Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sekelompok geng motor menyerang sebuah warung milik warga di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), diduga menggun...
News01 Mei 2026 20:49
PT Vale Perkuat ESG 2025, Investasi Lingkungan Tembus US$43,79 Juta
PT Vale Indonesia Tbk memperkuat implementasi prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) sepanjang 2025 sebagai bagian dari strategi bisnis jan...