Logo Sulselsatu

APT Sosialisasikan Perda Pemberdayaan Koperasi dan UKM di Mallimongan

Asrul
Asrul

Rabu, 29 Juli 2020 18:22

APT sosialisasi Perda Nomor 7 tahun 2019 di Kelurahan Mallimongan. (ist)
APT sosialisasi Perda Nomor 7 tahun 2019 di Kelurahan Mallimongan. (ist)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota DPRD Sulsel Andre Prasetyo Tanta melakukan sosialisasi penyebarluaskan Perda Nomor 7 Tahun 2019 tentang Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Kecil di Kelurahan Malimongan, Kecamatan Wajo, Rabu (29/7/2020)

Anggota Komisi C DPRD sulsel ini menyebut bahwa melalui perda ini, pemerintah sangat mendukung pelaku usaha kecil dan koperasi.

“Pemerintah sangat mendukung pelaku usah kecil dan koperasi melalui perda ini, salah satunya dengan pelatihan maupun bantuan hibah nantinya,” ujarnya

Baca Juga : Andre Tanta Dorong Pertemuan Warga dan Developer Soal Jalan Rusak di Pondok Husada

APT menyebut, bawa untuk menerima bantuan pemerintah, mesti diketahui kriteria terentu bagi pelaku usaha kecil dan koperasi. “Dan perlu diketahui dalam menerima bantuan memiliki kriteria tertentu salah satunya, legalitas dari usaha tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Lurah Malimongan Arwan mengatakan, jika warganya mayoritas pelaku usaha, akan tetapi menurtunya UKM di wilayahnya terkendala dalam memasarkan produk mereka.

Olehnya itu, Arwan berharap kepada APT agar kiranya generasi muda di kelurahan setempat dapat dibina SDM-nya agar dapat produktif ke depan.

Baca Juga : Yeni Rahman Soroti Kesenjangan Akses Pendidikan saat Pengawasan di Dua SMA Makassar

“di sini Malimongan banyak sekali usah kecil di sini, kita berharap pemerintah bisa membantu memasarkan produk pelaku usaha di sini, kita berharap juga kepada pak dewan bagaimana adik-adik kita di sini bisa dibina atau dilatih dalam mengembangkan usaha, dengan harapan untuk melatih SDM mereka sehingga bisa mandiri tanpa mengharap bantuan dari pemerintah,” harapnya.

RW 03 Kelurahan Malimongan, Alimuddin mengatakan, bahwa Malimongan memilki potensi ekonomi jika diberdayakan dengan tepat. Bukan tanpa alasan diirnya menyatakan secara geografis Kelurahan Malimongan merupakan pintu masuk wisatawan, sehingga tak jarang pelaku UKM gencar mmeproduksi supenir bagi wisatawan. Ini semua membutuhkan perhatian pemerintah.

“Di Kelurahan Malimongan ini khususnya, dari dulu kami mau membuat koperasi karena di kelurahan ini memiliki potensi besar karena daerah ini pintu masuk wisatawan, tak asing lagi kerajinan tangan di kelurahan ini sangat memiliki potensi ke depan jadi kita berharap nantinya ada koperasi bisa membantu,” ujarnya.

Baca Juga : Pengawasan APBD di Buakana, Andre Tanta Tampung Aspirasi Soal Pendidikan

Penulis: Jahir Majid
Editor: Hendra Wijaya

 

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video02 Mei 2026 22:33
VIDEO: Aksi Demo di Flyover Makassar, Tolak Komersialisasi Pendidikan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sejumlah mahasiswa di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, turun ke jalan memperingati Hari Pendidikan Nasional, 02 Mei 2...
Sulsel02 Mei 2026 22:29
Peringati Hari Buruh 2026, Wali Kota Parepare Tekankan Peran Vital Pekerja dalam Pembangunan
SULSELSATU.com, PAREPARE – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menunjukkan komitmen dan perhatian serius Pemerintah Kota Parepare terhadap para p...
Nasional02 Mei 2026 19:50
OJK Tekankan Peran Human Firewall Hadapi Ancaman Siber di Sektor Keuangan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat kapasitas ketahanan siber industri keuangan digital nasional guna menjaga keberlangsungan sektor tersebu...
Video02 Mei 2026 19:49
VIDEO: Prabowo Tanyakan Manfaat MBG ke Buruh saat May Day di Monas
SULSELSATU.com – Presiden RI Prabowo Subianto menyinggung program MBG saat peringatan May Day. Pernyataan itu disampaikan di kawasan Monumen Nasiona...