Logo Sulselsatu

Pemerintah Siapkan Rp15,3 Triliun untuk Bantuan Listrik Corona

Asrul
Asrul

Selasa, 11 Agustus 2020 17:30

ilustrasi. (int)
ilustrasi. (int)

JAKARTA – Pemerintah membutuhkan anggaran sebesar Rp15,3 triliun untuk membayar tagihan listrik warga kurang mampu selama masa pandemi Covid-19.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan, lonjakan kebutuhan anggaran terjadi seiring dengan perpanjangan dan perluasan program stimulus baik kepada rumah tangga maupun pelanggan sosial, bisnis dan industri.

“Diharapkan mereka (pelanggan) bisa lebih survive (bertahan) dan dengan bantuan ini kami juga berharap mereka lebih kuat lagi menghadapi pandemi covid-19,” ujar Rida dalam video conference Selasa (11/8/2020).

Baca Juga : PT Vale Bersama Kementerian ESDM Serahkan Bantuan Bagi Korban Bencana di Sumatera

Rida menuturkan, semula dibutuhkan tambahan anggaran sebesar Rp7,8 triliun untuk memberikan listrik gratis kepada pelanggan 450 VA serta diskon listrik sebesar 50 persen kepada pelanggan 900 VA bersubsidi selama April hingga September 2020.

Jumlah tersebut mencakup 31,38 juta pelanggan selama April-Juni 2020 serta 31,63 pelanggan selama Juli-September.

Namun, pemerintah memutuskan untuk memperpanjang program stimulus tersebut pada Oktober hingga Desember 2020. Konsekuensinya, dibutuhkan tambahan anggaran sebesar Rp4,3 triliun untuk 31,88 juta pelanggan.

Baca Juga : KPK Soroti Celah UU Cipta Kerja dalam Pengawasan Tambang Nikel Raja Ampat

Selain itu pemerintah juga membutuhkan tambahan anggaran sebesar Rp42,05 miliar untuk memperpanjang pembebasan tarif listrik golongan bisnis dan industri berdaya 450 VA selama dua bulan yakni pada November dan Desember 2020.

Sebelumnya, anggaran yang disediakan pemerintah untuk stimulus golongan tersebut selama 6 bulan, yakni Mei-Oktober 2020, adalah sebesar Rp109,02 miliar.

Teranyar, pemerintah memberikan stimulus berupa pembebasan dan diskon energi dengan pemakaian listrik di bawah rekening minimum (40 jam) dan pembebasan biaya beban atau abonemen bagi 1,25 juta pelanggan sosial, industri, dan bisnis layanan khusus.

Baca Juga : Atasi Perlambatan Ekonomi, Pemerintah Siapkan Paket Stimulus untuk Rakyat

Pemberian potongan tagihan tersebut membutuhkan anggaran Rp3 triliun.

Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi26 September 2026 20:05
Prabowonomic dan Ekonomi Konstitusi Dibedah, Panji Bangsa Dorong Kemandirian Ekonomi
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Organisasi Kepemudaan Pasukan Jihad Kebangkitan Bangsa (Panji Bangsa) menggelar Diskusi Publik bertajuk ‘Prabowonom...
Nasional26 September 2026 17:41
Sulsel Raih TPID Award dan TP2DD Championship 2026
Sinergi pengendalian inflasi dan percepatan digitalisasi daerah mengantarkan Sulawesi Selatan meraih sejumlah penghargaan dalam TPID Award 2026 dan Ch...
News26 September 2026 16:52
PT Vale Bangun Fire Shelter Pertama di Bungku Timur, Perkuat Kesiapsiagaan Kebakaran
PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), bagian dari MIND ID, memulai pembangunan Fire Shelter permanen pertama di Kecamatan Bungku Timur, Kabupaten Morowali....
Ekonomi25 September 2026 23:21
PINTU Perkenalkan VIP Private dan Perluas Akses Aset Tokenisasi
PT Pintu Kemana Saja (PINTU) memperkenalkan layanan Pintu VIP Private sekaligus memperluas akses investor Indonesia terhadap aset dunia nyata yang dit...