SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pj Wali Kota Makassar Rudy Djamalauddin menerima kunjungan Ketua Ombudsman Kota Makasaar, Andi Ihwan Patiroy di Balai Kota.
Pada kesempatan tersebut, Ihwan melaporkan kegiatan pencanangan zona pakta integritas yang rencananya akan dilaksanakan Ombudsman pada September-Desember 2020 mendatang di tiga OPD milik Pemkot Makassar sebagai pilot project pelayanan prima dan birokrasi bersih.
“Kami ditunjuk untuk melakukan pencanganan zona pakta integras di tiga OPD milik Pemkot Makassar di antaranya RUSD Daya, PTSP dan Disdukcapil. Ketiganya ditunjuk sebagai pilot project
Baca Juga : Bank Sampah hingga RT/RW Disiapkan, Pemkot Makassar Perkuat Gerakan Pilah Sampah
pelayanan prima dan bebas koruosi. Dalam kurun waktu bulan September dan Desember kami diminta mendampingi membangun zona integritas, serta membangun sistem set up sesuai ketentuan dari KemenPAN- RB agar pelayanannya prima dan bebas dari pungutan liar,” kata Ihwan
Pj Walikota Makassar Rudy Djamaluddin berharap Ombusdman tidak hanya sebagai penyelenggara lembaga pelayaan publik semata, melainkan juga sebagai jembatan untuk membantu pemerintah kota memotret kondisi pelayanan publik di masyarakat.
“Kebijakan pemerintah secara menyeluruh tidak akan mampu memuaskan seluruh keinginan masyarakat, sehingga Ombudsman perlu membantu pemerintah kota memotret kondisi pelayanan publik di bawah yang kemudian langsung dilaporkan langsung kondisinya ke pejabat yang berwenang,” kata Rudy.
Baca Juga : Kabar Gembira! Olymrun 2026 Hadir di Makassar, Siapkan Hadiah Rp150 Juta
Pada kesempatan tersebut, Ombudsman Makassar juga menyerahkan hasil temuan terkait masalah sistem Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SD dan SMP Negeri seKota Makassar.
“Kami telah sepakat dalam sebuah MoU bekerjasama dengan Dinas Pendidikan kota Makassar terkait pemantauan PPDB tingkat SD dan SMP se-Kota Makassar. Dan hari ini kami laporkan beberapa temuan – temuan yang langsung kami serahkan ke Prof Rudy,” tambah Ihwan lagi.
Penulis: Resti Setiawati
Editor: Hendra Wijaya
Baca Juga : Warga dan Mahasiswa Pasang Baliho Penolakan PSEL di Tamalanrea, Pertanyakan Izin Amdal
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar