Logo Sulselsatu

Bersama Sejumlah Donatur, Erna Rasyid Taufan Hadiahi Sepatu Anak-anak Pasar

Asrul
Asrul

Senin, 24 Agustus 2020 16:00

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, PAREPARE – Semangat nasionalisme dalam diri anak-anak pasar yang bertelanjang kaki dengan penuh khidmat mengikuti upacara bendera HUT RI ke-75, pada 17 Agustus lalu membuat sejumlah kalangan tersentuh dan menaruh rasa iba. Tak terkecuali bagi Ketua Tim Penggerak PKK Parepare, Erna Rasyid Taufan yang waktu itu bertugas sebagai inspektur upacara (Irup).

Saat Irup, Erna menyerukan agar sejumlah pejabat yang hadir dalam upacara itu memberikan bantuan sepatu atau sandal kepada puluhan anak pasar yang kini dirangkul dalam komunitas Inspirasi Sekolah Anak Pasar (ISAP) Puspaga PeduliTa’ Parepare.

Seruan Erna nampaknya membuahkan hasil. Sebanyak 25 pasang sepatu akhirnya dihadiahkan kepada 25 orang anak pasar. Bahkan dari dana yang terkumpul dari sejumlah donatur, seperti dari Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Parepare, Andi Dewi Amir, Ketua Bhayangkari, Yanti Budi Susanto, Direktur RSUD Andi Makkasau, Renny Anggraeni Sari, Plt Kepala Dinas Kesehatan, Halwatiah juga akan memberikan bantuan tas dan alat tulis menulis.

Baca Juga : Ramadan Peduli Golkar Parepare, Erna Rasyid Taufan Berbagi Paket Sembako

“Semua anak berhak mendapat pendidikan. Oleh karena itu kita rangkul anak-anak kita dalam program Isap Puspaga PeduliTa’ bekerja sama PKK Parepare. Alhamdulillah dengan kepedulian sejumlah donatur, hari ini kita hadiahkan mereka sepatu. Terima kasih kepada para donatur dan relawan sehingga anak-anak kita hari ini dapat dihadiahkan sepatu,” ujar Erna yang juga merupakan Bunda PAUD Parepare ini.

Tak hanya menyerahkan semata, Erna pun memasangkan hingga mengikat tali sepatu yang diberikan kepada anak-anak pasar itu.

Rasa senang terpancar di wajah para anak Isap ini, terlebih ketika mereka melakukan senam Maumere bersama istri Wali Kota Parepare itu.

Baca Juga : Pemkot Parepare Bakal Lakukan Pendampingan Psikologi Penyintas Banjir

“Dari informasi para relawan kita, kalau anak-anak ini bekerja dari jam 7 sampai jam 10. Nah setelah aktivitas mereka selesai, kita bina mereka mengaji, shalat, senam, dan kegiatan bermanfaat lainnya agar dapat membendung mereka dari perilaku menyimpang seperti mengisap lem,” papar mantan presenter berita TVRI ini.

“Segera kita akan pasang jadwal belajarnya dan kita tempel di papan pengumuman,” timpal Sriyanti Ambar, Koordinator Program Puspaga PeduliTa’ sembari menunjuk papan yang berada di luar ruangan kantor UPTD Pasar Lakessi.

Penulis: Andi Fardi

Baca Juga : Taqyuddin Djabbar Ungkap Alasan Ingin Lawan Erna Rasyid di Musda Golkar Parepare

Editor: Kink Kusuma Rein

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Otomotif18 September 2026 19:11
Hyundai STARGAZER Cartenz di Makassar Mulai Rp247,3 Juta, Dilengkapi Fitur Smart Cruise Control
Hyundai STARGAZER Cartenz dan STARGAZER Cartenz X hadir sebagai pilihan kendaraan keluarga dengan teknologi bantuan berkendara, kenyamanan kabin, sert...
OPD18 September 2026 18:30
RDP Tuntas, Komisi D DPRD Makassar Rekomendasikan Penutupan RSIA Paramount
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Kota Makassar telah merampungkan rekomendasi terkait kasus meninggalnya seorang bayi di RSIA Paramount....
OPD18 September 2026 18:24
Komisi D DPRD Sulsel Soroti Pembangunan Koperasi Merah Putih di Lahan Terminal Pinrang
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Sulawesi Selatan menyoroti pembangunan Koperasi Merah Putih di atas lahan Terminal Pinrang yang disebut...
OPD18 September 2026 18:22
Komisi A DPRD Sulsel Bakal Konsultasi ke BKN, Soroti Guru PPPK, Banyaknya Plt hingga TPP ASN
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi A DPRD Sulawesi Selatan berencana melakukan konsultasi ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memperjelas sej...