Logo Sulselsatu

Pakar Pemerintahan UPA Kritik Rencana Pemprov Pinjam Dana Rp2,9 Triliun

Asrul
Asrul

Rabu, 26 Agustus 2020 21:25

Pakar Pemerintahan Universitas Patria Arta, Bastian Lubis.(Sulselsatu/Jahir Majid)
Pakar Pemerintahan Universitas Patria Arta, Bastian Lubis.(Sulselsatu/Jahir Majid)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pakar Pemerintahan Universitas Patria Arta, Bastian Lubis menyoroti langkah Pemprov Sulsel yang tengah mengajukan pinjam dari pemerintah pusat untuk mendukung upaya pemulihan ekonomi nasional (PEN) mendorong percepatan pemulihan ekonomi atas dampak pandemi Covid-19, nilai total sekitar Rp2,9 triliun.

Bastian menilai psmprov yang mengambil langkah meminjam uang ke pemerintah pusat sebesar Rp2,9 triliun dengan dalih perbaikan ekonomi atas dampak pandemic Covid-19 tak masuk akal. Sebab, dampak pandemic Covid-19 di Sulsel sendiri jika ditelisik lebih dalam tak menghabiskan anggaran yang sangat besar.

“Kalau kita bahas Covid di Sulsel ini kan rendah bukan Rp500 miliar tidak sampai Rp200 miliar cair, coba lihat kita itu dananya besar makanya kita punya korban 40 ribu jiwa tapi belum ada buktinya” kata Bastia, Rabu (26/8/2020).

Baca Juga : Pemprov Sulsel Terseret Laporan Dugaan Korupsi Anggaran 2026 ke KPK

Bagi Bastian, dana pinjam sebesar Rp2,9 triliun tersebut tak akan pernah dipakai pemprov untuk pemulihan ekonomi, namun dana pinjaman tersebut hanya digunakan untuk menutupi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang tak mencapai target dari yang ditetapkan sebelumnya. Di mana sebelumnya target PAD Sulsel meningkat pada tahun 2021 mendatang menjadi Rp4,61 triliun.

“Sekarang, mau mengatakan memperbaiki ekonomi? Coba liat APBD-nya. Sebenarnya Ini lebih daripada tidak tercapainya PAD, PAD-nya di Sulselkan besar karena apa? Karena pajak bermotor, ” ungkapnya.

Pemprov yang mengaku ingin manfaatkan dana pinjaman untuk mendorong sejumlah proyek infrastruktur yang diharapkan ikut memacu kinerja ekonomi Sulsel merupakan alibi semata. Sebab upaya pemulihan ekonomi nasional (PEN) di sulsel bukanlah pada pembangunan infrastruktur jalan melainkan lebih pada pendapat pajak kendaraan bermotor.

Baca Juga : Dorong Konektivitas Logistik di KTI, Pemprov Sulsel Apresiasi Kontribusi Pelindo

Harusnya, dana pinjaman tersebut diperuntukan ke bidang-bidang yang lebih jelas. Seperti pemanfaatan UKM dalam mengekspor produk-produk lokal yang dimiliki Sulsel.

“Jadi yang paling besar itu, hasil tambang itu ji. Nah sekarang dia harusnya buat inovasi-inovasi sekarang UKM itu, eksportir coklat itu banyak ini coklat, udang atau ikan atau apa” ucapnya.

Penulis: Jahir Majid

Baca Juga : Pemprov Sulsel Dukung Pengembangan Pelabuhan Pelindo

Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional13 Agustus 2026 14:52
Telkom Kenalkan OCA di DTI-CX 2026, Solusi AI untuk Tingkatkan Layanan Pelanggan
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk memperkuat transformasi digital melalui pengembangan solusi berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence ...
Pendidikan13 Agustus 2026 13:17
Makassar Marketing Festival 2026 di Kalla Institute Soroti Peran AI
Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) diperkirakan semakin mengubah kebutuhan kompetensi di dunia kerja....
Ekonomi13 Agustus 2026 13:01
Samsung Hadirkan Galaxy Tab S10 FE Series dan Galaxy Tab S10 Lite, Pilihan Tablet untuk Beragam Gaya Hidup
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Samsung Electronics Indonesia menghadirkan dua pilihan tablet yang menyasar kebutuhan pengguna dengan aktivitas berbeda, ...
Makassar13 Agustus 2026 12:42
Di Bawah Plt Direksi, Kinerja dan Efisiensi PDAM Makassar Dorong Laba Lampaui Targe
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kinerja keuangan Perumda Air Minum Kota Makassar menunjukkan perbaikan signifikan sepanjang 2026. Hingga akhir Juli, laba...