Logo Sulselsatu

Sebut Pendidikan Sering Dipolitisir, PGRI Makassar Minta Arahan Rektor UNM

Asrul
Asrul

Senin, 31 Agustus 2020 22:00

Rektor UNM, HUsain Syam. (Foto/Ist)
Rektor UNM, HUsain Syam. (Foto/Ist)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) Prof. Husain Syam menerima kunjungan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) pengurus cabang Kota Makassar di gedung Phinisi lantai 7, didampingi wakil rektor 1 Prof. Hasnawi Haris yang juga merupakan Ketua PGRI Provinsi Sulsel, Senin (31/8/2020).

Ketua PGRI Cabang Makassar, Suarman datang bersama jajaran pengurus dalam rangka melakukan audiensi dalam mendapatkan masukan dan berkolaborasi dengan UNM dalam menghadapi fenomena pendidikan di Kota Makassar.

“Tujuan kami di sini dalam rangka bersilaturahmi dan meminta masukan dan pandangan bapak rektor terhadap fenomena pendidikan yang ada di Kota Makassar,” ujarnya.

Baca Juga : Upacara Peringatan Dies Natalis UNM ke-63, Prof Karta Jayadi Siap Bawa UNM Menuju Era Keemasan

Menurut Suparman, terjadinya fenomena dalam pendidikan di Kota Makassar tidak terlepas dari kebijakan yang sering berganti dan dipolitisir oleh pihak tertentu.

“Ada fenomena bahwa di Makassar selalu menjadi kelinci percobaan, kebijakan selalu berubah bergantung pemimpinnya. Harusnya wali kota bercermin di UNM sebagai kampus pencetak guru,” kata Suparman.

Sementara itu, dalam arahannya Prof. Husain Syam merasa bahagia dan terhormat karena kehadiran para pengurus PGRI Kota Makassar.

Baca Juga : UNM Gelar FGD Forum Rektor, Bahas Isu Strategis Pendidikan

“Tentu saya merasa bangga dan terhormat secara kelembagaan karena dilakukan sebuah silaturahmi dalam peningkatan lembaga. Menurut pandangan saya, PGRI selalu dijadikan objek sebagai lembaga terhormat dan dihormati,” katanya.

Prof. Husain mengatakan keberadaan PGRI sebagai wadah para guru dalam melakukan inovasi terhadap kemajuan pendidikan, sehingga, organisasi PGRI mampu membuat program yang mampu menghimpun seluruh guru sehingga menjadi bargaining dalam membuat arah kebijakan di sektor pendidikan.

“Buat lembaga ini diperhitungkan, buat program-program yang bermanfaat bagi anggotanya. PGRI harus tampil menjadi organisasi. Pendidikan menentukan kemajuan dari segala sektor pendidikan karena itu PGRI mari ambil peran yang baik, apa pun yang kita harapkan dari UNM, hari ini saya katakan UNM siap berkolaborasi,” kata dia.

Baca Juga : Soal Kualitas Demokrasi di Indonesia Prof. Karta Jayadi: Kesadaran dan Kematangan Kunci Kualitas Demokrasi

Penulis: Jahir Majid

Editor: Kink Kusuma Rein

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News18 September 2026 15:15
PLN Sosialisasikan Kompensasi Lahan SUTT 150 kV ACN–Bungku di Morowali
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara terus melakukan sosialisasi dan musyawarah bers...
News18 September 2026 14:32
Trafik Penumpang Pelindo Regional 4 Naik 12,9 Persen hingga Agustus, Capai 6,02 Juta Orang
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat pertumbuhan pada sejumlah indikator operasional selama Januari hingga Agustus 2026....
OPD17 September 2026 20:12
Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar Ismail menyoroti lemahnya pengawasan Dinas Kesehatan terhadap operasional Rumah Sak...
Metropolitan17 September 2026 18:33
TPA Tamangapa Berbenah, Gunungan Sampah Mulai Tertata hingga Sapi Disiapkan Ranch
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wajah Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Antang, Kecamatan Manggala, perlahan mulai berubah total. Kawasan yang...