Logo Sulselsatu

Rudy Apresiasi BPS Makassar Perketat Protkes Dalam Pelaksanaan Sensus Penduduk

Asrul
Asrul

Selasa, 08 September 2020 19:36

Pj Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin. (ist)
Pj Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin. (ist)

 

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin mengapresiasi langkah Badan Pusat Statistik Kota Makassar yang melakukan sensus penduduk 2020 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Menurutnya, ketersediaan data penduduk sangat strategis dalam menentukan setiap proses kebijakan yang di keluarkan oleh pemerintah.

Baca Juga : Makassar Terapkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Berbasis Ulang Tahun

“Sensus penduduk merupakan program nasional yang harus didukung bersama, hanya saja di masa pandemi ini protokol kesehatan harus tetap menjadi hal utama yang harus didahulukan,” ujar Rudy saat berbicara dengan perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Makassar di Balaikota Makassar, Selasa (8/9/2020).

Rudy berharap, ke depan sistem database kependudukan harus terintegrasi dengan seluruh stakholder yang terkait, sehingga sistem verifikasi data lebih akurat dan terjaga keamanannnya.

“Basis data itu pondasi untuk kesuksesan suatu pelayanan dan kebijakan pemerintah daerah. Kalau data kacau, keputusan selanjutnya pasti kacau,” kata Rudy.

Baca Juga : Dinkes Makassar Terima Penghargaan Penyelenggaraan Kesehatan Haji Terbaik di Sulsel

Rudy juga mengusulkan Indonesia kedepannya bisa memiliki data tunggal akurat berbasis kependudukan. Tujuannya untuk memudahkan masyarakat jika menemukan kendala administrasi.

“Jadi kalau ada data tunggal akurat, kalau ada orang misalnya urus SIM atau mengajukan kredit di bank, tidak perlu lagi ada surat pengantar. Administrasi kita belum praktis, bahkan terkadang orang yang dalam keadaan darurat di Rumah Sakit, bisa jadi terlambat ditangani karena proses administrasi,” pungkasnya.

Kepala Pelaksana Harian BPS Makassar, Hafid mengatakan, para petugas BPS dalam menjalankan aktivitasnya menjamin kondisi kesehatannya. Tak hanya itu, BPS Makassar juga melakukan penerapan protokol kesehatan Covid-19 saat mengujungi rumah-rumah warga.

Baca Juga : Dinkes Makassar Terima Penghargaan Penyelenggara Kesehatan Haji Terbaik 2024

“Ada 854 petugas kami yang tersebar di 15 kecamatan dijamin bebas covid-19. Sebelum ke lapangan kita rapid test dulu. Jika ada reaktif, kita istirahatkan. Petugas kami juga dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD) seperti masker, sarung tangan, handsanitizer, dan perlengkapan yang selalu dijaga kebersihannya,” kata Hafid.

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video30 Juni 2026 22:33
VIDEO: Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Chromebook
SULSELSATU.com – Mantan Menteri Mendikbudristek, Nadiem Makarim, divonis bersalah dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook. Majelis hakim...
Makassar30 Juni 2026 20:05
Pendaftaran Sekolah Cendekia Merah Putih Sulsel Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
SULSELSATU.com,MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan membuka pendaftaran murid baru Sekolah Cendekia Merah Putih (SCMP) mulai 29 Juni ...
OPD30 Juni 2026 19:19
Mayoritas Fraksi DPRD Sulsel Dorong Hak Angket untuk Selamatkan Aset CPI
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Mayoritas fraksi di DPRD Sulawesi Selatan menyuarakan dukungan agar usulan penggunaan hak angket terhadap kerja sama Peme...
Bisnis30 Juni 2026 19:05
Kalla Toyota Tutup Semester I 2026 dengan Pertumbuhan Penjualan 13 Persen
Kalla Toyota mencatatkan pertumbuhan penjualan positif sepanjang Juni 2026. Hingga 30 Juni 2026, jumlah surat pemesanan kendaraan (SPK) mencapai 1.852...