Logo Sulselsatu

Aslam Terima Kunjungan MenpanRB di Kabupaten Gowa

Asrul
Asrul

Rabu, 14 Oktober 2020 13:44

istimewa
istimewa

 

SULSELSATU.com, GOWA – Penjabat Sementara Bupati Gowa, Andi Aslam Patonangi menerima kunjungan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) di Museum Istana Ballalompoa Kabupaten Gowa, Rabu (14/10/2020).

Pada kunjungan tersebut MenpanRB mendapatkan keris kembar dan keris dari Raja Gowa ke XXXVIII (38), Andi Kumala Idjo Karaeng Lembang Parang.

Keris kembar sendiri merupakan senjata yang diberikan kepada pengawal raja dan permaisuri kerajaan Gowa setelah insiden terbunuhnya Raja Gowa I Manggorai Daeng Mammeta, Karaeng Bontolangkasa’, Tunijallo (Raja Gowa XII periode 1565-1590). Yang dibunuh leh saudara sesusuannya yang bisu bernama I Lolo Tamakkana untuk menjaga keselamatan raja dan permaisuri yang juga sekaligus bermakna menjaga keselamatan negara dan mengayomi seluruh rakyat.

Konon keris ini dibuat ratusan tahun yang lalu dari bahan dasar logam meteorit yang jatuh ke bumi dan dibuat oleh panrita bassi atau pandai besi tanpa ditempa dan dipanaskan dengan api. Akan tetapi dibuat dengan cara dipijat dan ditekan menggunakan telunjuk dan ibu jari sang pande besi. Itulah sebabnya ukuran keris ini sedikit lebih kecil dibandingkan ukuran ukuran keris pada umumnya.

Tjahjo Kumolo mengatakan dengan diberikannya keris tersebut kepadanya, maka dirinya telah menjadi bagian dari kerajaan atau rakyat Gowa.

“Pada kunjungan silaturahmi kami hari ini, Alhamdulillah diberikan kepercayaan menyimpan pusaka Kerajaan Gowa keris kembar dan keris warisan dari Raja Gowa saat ini. Tentu ini amanah yang akan kita jaga dengan baik dan selalu bekerja dengan baik. Amanah ini menunjukkan bahwa saya telah menjadi bagian dari rakyat Gowa sehingga juga harus menjaga marwah Kerajaan Gowa,” jelasnya.

Sementara, Pjs Bupati Gowa, Aslam Patonangi mengatakan kunjungan ini menjadi bukti bahwa Gowa adalah kabupaten dengan memiliki banyak sejarah. Bahkan seorang menteri telah menjadi bagian dari masyarakat Gowa yang ditandai dengan pemberian keris.

“Ini membuat kita sebagai orang Gowa bangga. Balla Lompoa ini simbol dari historis kita dengan tagline Gowa bersejarah, dan dari sini juga lahir pahlawan nasional salah satunya Sultan Hasanuddin,” katanya.

Ia berharap dengan kunjungan ini akan terus menciptakan sejarah-sejarah bagi Kabupaten Gowa yang penuh dengan kebanggaan.

“Yang membuat kita semakin bangga karena pak menteri Tjahjo Kumolo telah menjadi bagian dari Kerajaan Gowa dengan diberikannya keris yang menjadi bagian dari Gowa. Ini yang harus keluar dan diketahui oleh masyarakat luas bahwa Gowa itu Ini penuh dengan sejarah dan kebanggaan,” pungkasnya.

Pada kunjungan MenpanRB, Pjs Bupati Gowa turut didampingi Kapolres Gowa, AKBP Boy FS Samola, Dandim 1409 Gowa, Letkol Arh Muh Suaib, Kepala Kejaksaan Negeri Gowa, Yeni Andriani dan Kepala Pengadilan Negeri Gowa, Yebbin Silalahi.

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi26 September 2026 20:05
Prabowonomic dan Ekonomi Konstitusi Dibedah, Panji Bangsa Dorong Kemandirian Ekonomi
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Organisasi Kepemudaan Pasukan Jihad Kebangkitan Bangsa (Panji Bangsa) menggelar Diskusi Publik bertajuk ‘Prabowonom...
Nasional26 September 2026 17:41
Sulsel Raih TPID Award dan TP2DD Championship 2026
Sinergi pengendalian inflasi dan percepatan digitalisasi daerah mengantarkan Sulawesi Selatan meraih sejumlah penghargaan dalam TPID Award 2026 dan Ch...
News26 September 2026 16:52
PT Vale Bangun Fire Shelter Pertama di Bungku Timur, Perkuat Kesiapsiagaan Kebakaran
PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), bagian dari MIND ID, memulai pembangunan Fire Shelter permanen pertama di Kecamatan Bungku Timur, Kabupaten Morowali....
Ekonomi25 September 2026 23:21
PINTU Perkenalkan VIP Private dan Perluas Akses Aset Tokenisasi
PT Pintu Kemana Saja (PINTU) memperkenalkan layanan Pintu VIP Private sekaligus memperluas akses investor Indonesia terhadap aset dunia nyata yang dit...