Logo Sulselsatu

Danny-Fatma Siapkan Solusi Soal Sistem Zonasi PPDB

Yulhaidir Ibrahim
Yulhaidir Ibrahim

Rabu, 04 November 2020 18:42

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pasangan Mohammad Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (Danny-Fatma) sudah menyiapkan solusi terkait keluhan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sekolah negeri sistem zonasi.

Solusi ini dipaparkan menjawab sejumlah keluhan ibu-ibu dalam kampanye tatap muka Fatma di Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, Rabu, (4/11/2020).

“Setiap tahun ajaran baru anak-anak sekolah di sini selalu kesulitan masuk sekolah negeri. Apalagi sekarang sistem zonasi. Tidak ada sekolah negeri yang masuk zonasi Kelurahan Maccini Sombala,” kata Salma Dg. Kebo, warga setempat.

Salma yang juga salah satu ketua RT di Kelurahan Maccini Sombala mengatakan, sebenarnya bisa saja anak-anak di wilayahnya masuk sekolah swasta. Akan tetapi, persoalannya kemudian adalah biaya yang jauh lebih mahal ketimbang masuk sekolah negeri.

“Tolong diperjuangkan anak-anak di sini untuk masuk sekolah kalau Bu Fatma terpilih. Apalagi di sini juga banyak warga kurang mampu,” harap Salma.

Andriyani Wati, warga lainnya juga mengeluhkan hal serupa. Setiap ada kunjungan pejabat ke wilayahnya, kata dia, dirinya selalu menyampaikan soal susahnya anak-anak setempat masuk ke sekolah negeri.

“Di sini memang ada SD, tetapi yang tidak ada itu SMP. Setiap ada pertemuan dengan pejabat yang datang, kami selalu perjuangkan ini. Semoga Bu Fatma bisa perhatikan ini kalau terpilih,” kata Andriyani.

Mendengar keluhan warga, Fatma menyampaikan bahwa dirinya bersama Danny Pomanto sudah menyiapkan program untuk itu. Tertuang dalam visi revolusi sumber daya manusia (SDM) dan percepatan reformasi birokrasi menuju SDM kota yang unggul dengan pelayanan publik kelas dunia bersih dari indikasi korupsi.

“Saya dan Pak Danny punya program revolusi pendidikan, semua harus sekolah. Semua anak didik, SD dan SMP, tidak ada lagi alasan untuk tidak sekolah. Entah itu tidak mampu atau zonasi,” ujar mantan Anggota DPR RI ini.

Persoalan saat ini, kata Fatma, karena jumlah calon peserta anak didik tidak seimbang dengan jumlah sekolah yang tersebar di Kota Makassar. Namun, ADAMA’ telah menyiapkan formula untuk itu.

Salah satunya mendorong penambahan bangunan sekolah, baik SD maupun SMP. Sehingga semua bisa menikmati pendidikan. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum04 Agustus 2026 22:03
Pegawai Ekspedisi di Makassar Polisikan Direktur, Wakil Direktur, dan Admin atas Dugaan Penganiayaan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang pegawai perusahaan ekspedisi di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), bernama Syahril (34), melaporkan Direktu...
Video04 Agustus 2026 21:45
VIDEO: Viral! Kopdes Merah Putih di Makassar Berdiri di Kawasan TPA Antang
SULSELSATU.com – Sebuah video memperlihatkan koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Kota Makassar viral di media sosial. Kopdes itu diketahui berdiri...
Hukum04 Agustus 2026 21:10
Jaksa Periksa 2 Pengurus KONI Makassar Terkait Penyimpangan Dana Hibah Rp15 M
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar memeriksa dua pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Makassar terkait ...
Politik04 Agustus 2026 20:33
Rakorda Gerindra Sulsel, Andi Iwan Aras Targetkan Tambah Kursi dan Menangkan Prabowo Dua Periode
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sulawesi Selatan memanfaatkan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) sebagai momen...