Logo Sulselsatu

Warga Curhat Pupuk Langka, Ini Solusi Anir-Lutfi

Asrul
Asrul

Jumat, 27 November 2020 17:03

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, PANGKEP – Kelangkaan dan tingginya harga pupuk sering dikeluhkan masyarakat di Pangkep. Pasangan Andi Nirawati-Lutfi Hanafi (Anir-Lutfi) bakal menuntaskan permasalahan tersebut.

Anir menduga, adanya sekolompok orang yang menguasai persediaan pupuk di Pangkep. Sehingga menyebabkan kelangkaan dan harga yang melambung.

“Kita tau ji itu siapa yang menguasai pupuk di Pangkep toh? Tidak perlu saya sebutkan, sekelompok orang ini yang membuat persediaan terbatas dan harga pupuk yang mahal,” kata Anir saat bertemu dengan masyarakat Kampung Pundata, Kelurahan Pundata Baji, Kecamatan Labakkang, Jumat (27/11/2020).

Baca Juga : Di Hadapan Anir-Lutfi, Bupati Ajak Sandiaga Uno Berinvestasi di Pangkep

Di hadapan masyarakat, perempuan kelahiran Labakkang ini memberikan tiga solusi untuk warga Pangkep. Masing-masing kerjasama dengan perbankan, membuka distributor dan melakukan produksi pupuk melalui KIPA.

“Ada tiga hal yang kami pikirkan sebagai program Anir-Lutfi dalam menyelesaikan masalah pupuk. Pertama saya ikutkan program KUR. Karena melalui perbankan atau lembaga maka tidak akan ada lagi kepentingan. Lembaga akan jadi independen untuk menyalurkan pupuk,” ujar politisi Gerindra ini.

Selain itu, pihaknya bakal membuka pengusaha untuk menjadi distributor pupuk.

Baca Juga : Sandi Siap Investasi Air Bersih, Anir: Mari Raih Kemenangan

“Saat ini ada yang monopoli. Kalau banyak yang mampu menjadi distributor kenapa tidak?,” ujar Anir meyakinkan.

Ketika menjabat nanti, lanjut dia, pupuk akan dikelola di KIPA. Sehingga tidak ada lagi kekurangan karena diproduksi secara besar-besaran. Jadi jangan khawatir masalah pupuk ketika Anir-Lutfi menjabat.

Tokoh masyarakat Kampung Pundata, H Mustofa mengutarakan hal yang sama. Permasalahan pupuk kerap terjadi, akibatnya menyulitkan para petani.

Baca Juga : Sandi dan Anir-Lutfi Bincang dengan Nurdin Abdullah Lebih Satu Jam

Tiap tahun kata dia permasalahan pupuk menjadi masalah klasik yang dirasakan petani.

“Betul apa yang dibilang ibu Anir, di sini tiap tahun begitu masalahnya. Pupuk langka harga meningkat,” kata lelaki 53 tahun ini.

Dirinya mengapresiasi langkah dan program Anir-Lutfi dalam hal pupuk tersebut.

Baca Juga : Sandiaga Uno Ajak Emak-emak Berjuang Bersama Anir-Lutfi

“Saya setuju dengan program Anir-Lutfi. Semoga ketika memimpin Pangkep programnya bisa direalisasikan dan menjalankan amanah dengan baik,” ujarnya.

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News18 September 2026 15:15
PLN Sosialisasikan Kompensasi Lahan SUTT 150 kV ACN–Bungku di Morowali
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara terus melakukan sosialisasi dan musyawarah bers...
News18 September 2026 14:32
Trafik Penumpang Pelindo Regional 4 Naik 12,9 Persen hingga Agustus, Capai 6,02 Juta Orang
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat pertumbuhan pada sejumlah indikator operasional selama Januari hingga Agustus 2026....
OPD17 September 2026 20:12
Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar Ismail menyoroti lemahnya pengawasan Dinas Kesehatan terhadap operasional Rumah Sak...
Metropolitan17 September 2026 18:33
TPA Tamangapa Berbenah, Gunungan Sampah Mulai Tertata hingga Sapi Disiapkan Ranch
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wajah Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Antang, Kecamatan Manggala, perlahan mulai berubah total. Kawasan yang...