Logo Sulselsatu

Amran Sulaiman dan Pangdam Andi Sumangerukka Lawan Kuat NA di Pilgub Sulsel

Asrul
Asrul

Jumat, 01 Januari 2021 18:29

Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah menerima kunjungan silaturahmi Panglima Kodam (Pangdam) XIV Hasanuddin yang baru, Mayjen TNI Andi Sumangerukka, di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Sabtu (11/12/2019). (Foto/Ist)
Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah menerima kunjungan silaturahmi Panglima Kodam (Pangdam) XIV Hasanuddin yang baru, Mayjen TNI Andi Sumangerukka, di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Sabtu (11/12/2019). (Foto/Ist)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Meski Pilkada Gubernur Sulawesi Selatan masih jauh, namun sejumlah nama-nama tokoh tenar telah muncul ke publik sebagai calon penantang gubernur Nurdin Abdullah (NA). Beberapa diantaranya dinilai sebagai lawan kuat calon petahana.

Direktur Eksekutif PT Indeks Politica Indonesia, Suwadi Idris Amir mengungkapkan salah satu figur kuat penantang NA di Pilgub nanti adalah mantan Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman. Kakak kandung dari wakil gubernur Andi Sudirman Sulaiman.

“Andi Amran Sulaiman layak dikedepankan sebagai figur kuat penantang NA, karena selain pernah menjabat menteri pertanian yang cukup berprestasi, Amran juga figur yang sangat siap dari segi cost politik dan jaringan partai politik. Jika benar Amran maju melawan NA maka Pilgub Sulsel akan berlangsung sengit. NA akan dapat lawan tanding yang kuat,” tandas Suwadi, (1/1/2021).

Tidak hanya itu, kehadiran Panglima Kodam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Andi Sumangerukka juga patut diperhitungkan. Mantan Kepala BIN Daerah Sulawesi Tenggara ini mulai santer terdengar namanya bakal ikut meramaikan Pilgub Sulsel nanti.

“Selain Amran dan Mayjen Andi Sumangerukka, sosok Andi Iwan Darmawan Aras pun patut dihitung NA, sebab AIA (Andi Iwan Darmawan Aras) saat ini memiliki modal politik yang cukup bisa diandalkan. Modal politik tersebut adalah kemenangan Gerindra di Pilkada Kota Makassar dan Bulukumba. Dua wilayah ini bisa saja menjadi daerah basis AIA. Apalagi AIA juga dikenal sebagai figur politisi dengan kesiapan kost politik cukup kuat,” lanjut Suwadi.

Pilgub Sulsel sendiri belum jelas akan digelar pada tahun berapa. Entah 2022, 2023, atau 2024.

Terkait ini Suwadi menilai Desember 2022 adalah waktu yang ideal. Sebab daerah yang berpilkada di tahun 2023 bisa ditarik bergabung ke Pilkada 2022.

“Nanti 2027 baru pilkada serentak se-Indonesia cocok dan ideal dilaksanakan, agar semua kepala daerah terpilih genap masa baktinya dua periode atau dalam hal ini 10 tahun masa jabatan,” imbuhnya.

Seperti diketahui, sebelumnya sejumlah nama figur digadang-gadang sebagai calon penantang NA di Pilgub Sulsel nanti. Selain tiga nama di atas, ada pula nama Rusdi Masse, Tamsil Linrung, Taufan Pawe, hingga Erwin Aksa.

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News18 September 2026 16:45
Pegadaian Kanwil Sulselbarra Maluku Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Barista di Makassar
PT Pegadaian Kanwil VI SulSelBarRa Maluku mendorong peningkatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui Program Pemberdayaan ...
Pendidikan18 September 2026 16:11
Field Trip Science Athirah Ajak 133 Siswa Tanam Mangrove di Puntondo
Sebanyak 133 siswa SMP Islam Athirah Makassar belajar menjaga kelestarian lingkungan melalui kegiatan penanaman mangrove di Pusat Pendidikan Lingkunga...
News18 September 2026 15:15
PLN Sosialisasikan Kompensasi Lahan SUTT 150 kV ACN–Bungku di Morowali
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara terus melakukan sosialisasi dan musyawarah bers...
News18 September 2026 14:32
Trafik Penumpang Pelindo Regional 4 Naik 12,9 Persen hingga Agustus, Capai 6,02 Juta Orang
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat pertumbuhan pada sejumlah indikator operasional selama Januari hingga Agustus 2026....