Penyalahgunaan Bansos Covid-19 di Pemprov Sulsel Jadi Perhatian Serius KPK

Ilustrasi Uang Suap Pungli Rekening Gaji Honor Tabungan (4)
Ilustrasi (Sulselsatu/Kink Kusuma Rein)
images-ads-post

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan siap menindaklanjuti kasus dugaan penyalahgunaan anggaran Bansos Covid-19 di Sulsel.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Satgas Pencegahan Wilayah Direktorat 4 KPK Niken Aryati saat ditemui di kantor gubernur Sulsel Jalan Urip Sumoharjo Makassar, Rabu (27/1/2021).

“Iya kalau itu (oenyalahgunaan anggaran Bansos), kami siap masuk ke rana sana,” katanya.

Kata Niken, ia sempat mendengar pemberitaan terkait kasus penyalahgunaan anggaran Bansos Covid-19. Hanya saja secara spesifik ia belum mengetahui.

Meski begitu dalam pengelolaan anggaran bantuan sosial Covid-19 kata Niken, harus lebih transparan.

“Iya kalau itu ada, tapi kalau Bansos kita dorong untuk transparansi, dan lain lain,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kepala Inspektorat Sulsel Sri Wahyuni mengaku ada temuan penyalahgunaan anggaran bantuan sosial (Bansos) Covid-19 di Dinas Sosial Sulsel. Jumlah kerugian yang mencapai 1.4 miliar, harus dikembalikan kepada negara.

Nama Mantan Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Sulsel, Kasmin, diduga terlibat dalam kasus tersebut.

“Yang jelas kami menemukan ada penyalahgunaan anggaran dan bersangkutan (Kasmin) akan dimintai keterangan hari ini,” ucap Sri Wahyuni beberapa hari lalu

Sementara itu, Kasmin yang dimintai keterangan mengaku ada keterlibatan Sekprov Sulsel dalam kasus penyalahgunaan anggaran Covid-19 tersebut.

Penulis: Jahir Majid
Editor: Asrul